BerandaPOLRIMenjaga Pintu Masuk Kebaikan di Ambang Fajar, Kesetiaan Polsek Mandirancan di Perbatasan...

Menjaga Pintu Masuk Kebaikan di Ambang Fajar, Kesetiaan Polsek Mandirancan di Perbatasan Cirea Demi Kedamaian Ramadhan

Polres Kuningan Polda Jabar – Di saat alam semesta bersiap menyambut waktu sahur yang penuh berkah, ada tanggung jawab besar yang harus dipikul demi menjaga kesucian bulan yang mulia ini. Pengabdian di perbatasan bukan sekadar tentang menjaga garis wilayah, melainkan tentang menjaga ketenangan hati masyarakat agar dapat menjalankan ibadahnya tanpa secuil pun rasa khawatir akan gangguan keamanan.

Di tengah dinginnya kabut dini hari yang menyelimuti wilayah Cirea dan Matangaji, personel Polsek Mandirancan berdiri tegak menjalankan amanah sebagai pelindung masyarakat. Mereka menjadi saksi bisu pergantian waktu, memastikan bahwa setiap hembusan angin malam tidak membawa ancaman bagi warga yang sedang bersiap menikmati hidangan sahur bersama keluarga, Jum’at (20/02/2026).

Keberadaan petugas di titik perbatasan ini merupakan bentuk refleksi dari tugas suci kepolisian yang selalu hadir di saat-saat paling sunyi sekalipun. Dengan penuh kesabaran, para personel mengawasi setiap pergerakan, memisahkan niat jahat dari ketulusan warga yang melintas, demi menjaga marwah Ramadhan tetap suci dari noda kriminalitas.

Pesan-pesan kamtibmas disampaikan dengan cara yang menyentuh, mengingatkan para pemuda untuk tidak menyia-nyiakan waktu malam dengan aksi yang merugikan seperti balap liar. Petugas berupaya membangun kesadaran bahwa menjaga keamanan wilayah adalah bagian dari menjaga kehormatan diri dan lingkungan di mata Sang Pencipta.

Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana. SE menyampaikan agar warga selalu waspada terhadap aksi kejahatan, curanmor, begal, dan penyalahgunaan narkoba. Pesan beliau juga menekankan antisipasi terhadap geng motor, balap liar, serta kenakalan remaja demi terciptanya kondisi lingkungan yang damai dari gukamtibmas lainnya.

Semoga lelahnya para penjaga perbatasan ini menjadi amal ibadah yang diterima oleh Allah SWT. Dengan terjaganya jalur Cirea dari segala gangguan, diharapkan kebahagiaan Ramadhan tahun ini dapat dirasakan seutuhnya oleh seluruh masyarakat Mandirancan hingga hari kemenangan tiba.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments