BerandaPOLRIMembasuh Gelisah di Malam Ramadhan, Unit Patroli Polsek Mandirancan Berdiri Tegak di...

Membasuh Gelisah di Malam Ramadhan, Unit Patroli Polsek Mandirancan Berdiri Tegak di Jantung Persimpangan Mandirancan

Polres Kuningan Polda Jabar – Di saat rembulan Ramadhan 1447 H menggantung tinggi, menyinari setiap sudut Desa Mandirancan, ada sekelompok penjaga kedamaian yang tetap siaga di tengah dinginnya malam. Kehadiran mereka adalah janji kesetiaan untuk menjaga ketenangan masyarakat, memastikan bahwa setiap warga yang masih berada di jalanan dapat pulang dengan selamat dan penuh ketentraman.

Aipda Teguh, Aipda Budy, dan Brigpol Abdul berdiri kokoh di Simpang Tiga Pusat Gadai Mandirancan, mengawasi setiap gerak-gerik yang melintas di pusat ekonomi rakyat tersebut. Tatapan tajam mereka tidak pernah lepas dari area parkir dan kerumunan warga, seolah menjadi perisai yang menghalau niat jahat dari para pelaku curanmor dan begal yang ingin menodai sucinya bulan puasa, Kamis (19/02/2026).

Suasana malam yang kian sunyi tak menyurutkan langkah para petugas untuk terus berdialog dengan para pedagang kaki lima yang masih menjajakan dagangannya. Kehadiran polisi di antara mereka bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah pernyataan tegas bahwa negara hadir untuk melindungi hak-hak masyarakat atas rasa aman, bahkan di waktu yang paling rawan sekalipun.

Petugas juga menjadi teladan bagi para remaja, mengajak mereka menjauhi kegelapan narkoba dan meninggalkan hiruk-pikuk balap liar yang sia-sia. Di setiap persimpangan, mereka memastikan bahwa gemuruh knalpot geng motor tidak akan mencuri kedamaian warga yang sedang bersiap menyambut waktu sahur dengan penuh kekhusyukan dan doa.

Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana. SE berpesan dengan sangat agar warga selalu waspada terhadap aksi kejahatan, curanmor, begal, dan penyalahgunaan narkoba. Pesan ini mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk waspada dan mencegah aksi geng motor, balap liar, serta kenakalan remaja demi terjaganya marwah Ramadhan dari gukamtibmas lainnya.

Fajar yang mulai membayang di ufuk timur menjadi tanda berakhirnya pengabdian malam ini, namun kewaspadaan tak pernah ikut meredup. Polsek Mandirancan tetap menjadi mercusuar keamanan bagi warganya, memastikan bahwa Ramadhan tahun 2026 ini akan selalu dikenang sebagai bulan yang penuh dengan perlindungan dan kedamaian sejati.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments