Dalam menyambut bulan suci Ramadan 1447 H, Polsek Cilimus melakukan langkah proaktif dengan mengadakan silaturahmi Bhabinkamtibmas bersama warga Desa Sampora. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Baitul Ma’mur, Dusun Manis, mulai pukul 18.00 WIB, dihadiri oleh jamaah dari berbagai lapisan masyarakat, menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyambut Ramadan.
AIPDA Epa Sukmana, selaku Bhabinkamtibmas, hadir untuk mendampingi sholat berjamaah serta menyampaikan pesan-pesan keamanan lingkungan. Kehadirannya tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai figur yang mendorong warga berpartisipasi aktif dalam menjaga ketertiban, sehingga suasana aman dan nyaman dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.
Melalui Kapolsek AKP Mohamad Faisal, SH, Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, SIK, M.Si menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi arahan Polres untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat, khususnya di momen Ramadan. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan memperkuat rasa aman dan mempererat tali silaturahmi.
Selain kegiatan silaturahmi, Bhabinkamtibmas memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya toleransi, kerjasama antarwarga, dan kepedulian sosial. Pesan ini menekankan agar masyarakat mampu menjaga lingkungan tetap kondusif, meskipun dalam situasi ibadah dan kegiatan keagamaan yang padat.
Tokoh agama dan tokoh masyarakat turut ambil bagian dengan memberikan tausiah dan pesan moral. Kehadiran mereka memperkuat nilai ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan rasa kebersamaan, dan memastikan bahwa pesan moral serta spiritual tersampaikan secara efektif kepada warga.
Melalui Kapolsek AKP Mohamad Faisal, SH, Kapolres menegaskan bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai pengawas keamanan, tetapi juga sebagai pengayom dan pendengar bagi masyarakat. “Kami ingin warga merasa diperhatikan, aman, dan nyaman dalam menjalankan ibadahnya,” jelasnya, menekankan pentingnya peran aktif Polri di setiap lapisan masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi forum koordinasi antara warga dan aparat desa. Informasi terkait keamanan lingkungan maupun potensi gangguan kamtibmas dapat segera tersampaikan ke pihak kepolisian, sehingga langkah preventif dapat diambil secara cepat dan tepat.
Di Desa Kaliaren, pendekatan dilakukan secara lebih personal atau “sentuhan”, di mana Bhabinkamtibmas berinteraksi langsung dengan setiap warga. Model ini dirancang agar setiap individu merasa diperhatikan dan didengar, sehingga terjalin hubungan yang lebih hangat antara masyarakat dan Polri.
Protokol kesehatan tetap diterapkan selama kegiatan berlangsung. Meskipun demikian, penerapan protokol tidak mengurangi antusiasme jamaah untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari sholat berjamaah, tausiah, hingga doa bersama. Hal ini menunjukkan kepedulian warga sekaligus disiplin masyarakat dalam menjaga kesehatan.
Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, SIK, M.Si melalui Kapolsek AKP Mohamad Faisal, SH menekankan bahwa kegiatan semacam ini membangun sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat. Sinergi ini penting agar tercipta suasana aman, kondusif, dan harmonis di setiap desa, terutama di bulan Ramadan.
Dokumentasi kegiatan dikumpulkan untuk evaluasi dan publikasi. Proses ini memungkinkan Polres menilai efektivitas pendekatan yang dilakukan, sekaligus menjadi contoh bagi desa lain dalam menerapkan model silaturahmi yang produktif dan edukatif.
Acara berakhir dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan sekadar simbol, tetapi menjadi wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab institusi dalam memastikan warga merasa dilindungi, diperhatikan, dan mampu menjalankan ibadah dengan nyaman.
Kapolres berharap, melalui kegiatan ini, hubungan antara Polri dan masyarakat semakin harmonis. Partisipasi warga dalam menjaga ketertiban lingkungan serta kerja sama yang terjalin akan menjadi fondasi kuat dalam membangun desa yang aman, nyaman, dan penuh kebersamaan, sejalan dengan nilai-nilai Ramadan yang luhur.




