Polres Kuningan Polda Jabar – Pergerakan unit patroli Polsek Mandirancan di lini terdepan kembali dipertajam melalui kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada waktu dini hari. Aipda Johan Wahyudi bersama Aipda Budy dan Brigpol Abdul melakukan pemetaan terhadap titik-titik buta di area pertokoan guna mencegah terjadinya aksi kejahatan jalanan.
Penyisiran dilakukan secara mendalam di sepanjang Jalan Raya Mandirancan menuju arah Cirebon yang dikenal sebagai jalur mobilitas tinggi. Langkah preventif ini sangat krusial dilakukan terutama selepas turun hujan, di mana kondisi jalan yang sepi seringkali disalahgunakan untuk aksi balap liar pada Rabu, 11 Februari 2026.
Saat menyambangi Toserba Fajar, tim patroli melakukan pemeriksaan terhadap sistem keamanan lingkungan dan memastikan koordinasi antar penjaga berjalan baik. Petugas memastikan tidak ada celah keamanan pada obyek vital yang dapat dieksploitasi oleh para pelaku Curat maupun Curas.
Dialog Kamtibmas terus digencarkan sebagai instrumen untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga keamanan lingkungan. Petugas memberikan instruksi taktis kepada penjaga malam mengenai cara pelaporan cepat dan tindakan pertama yang harus diambil jika terjadi situasi darurat.
Pesan inti yang ditekankan oleh Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. adalah bahwa Polri akan terus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan malam dengan kehadiran personil di lapangan secara konsisten. Keamanan obyek vital pertokoan menjadi atensi khusus guna melindungi aset masyarakat.
Langkah ini sejalan dengan komitmen Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. untuk memberantas habis aksi geng motor dan kenakalan remaja yang meresahkan, demi mewujudkan wilayah hukum yang aman dan tentram.









