Polres Kuningan Polda Jabar – Di era modern ini, dukungan teknologi menjadi faktor krusial dalam mengungkap maupun mencegah tindak pidana. Polsek Mandirancan terus mendorong para pelaku usaha untuk memodernisasi sistem pengamanan mereka sebagai langkah integrasi keamanan wilayah. Penggunaan CCTV yang maksimal di pusat perbelanjaan dianggap sebagai langkah preventif paling efektif dalam memantau setiap aktivitas di area publik.
Guna memastikan hal tersebut, KA SPKT 2 Polsek Mandirancan Aiptu Juro Jauhari, S.H. bersama Brigpol Singgih Priyogo, S.H. melaksanakan patroli kamtibmas di Toserba Fajar Mandirancan. Fokus utama dari sambang kali ini adalah melakukan peninjauan terhadap titik-titik penempatan kamera pengawas agar tidak ada area “blind spot” yang bisa dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab, pada hari Selasa (27/01/2026).
Aiptu Juro Jauhari menghimbau pengelola toserba untuk memastikan perangkat DVR/NVR selalu berfungsi dan memiliki kapasitas penyimpanan yang cukup. Kepada karyawan, petugas mengingatkan agar selalu waspada dan segera melaporkan kejadian menonjol melalui call center kepolisian. Kehadiran sistem pengamanan digital yang mumpuni diharapkan mampu memberikan efek getar (deterrence effect) bagi calon pelaku kejahatan.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menyampaikan bahwa kolaborasi antara polisi dan teknologi swadaya masyarakat adalah masa depan kamtibmas. Ia menekankan bahwa CCTV bukan hanya pajangan, melainkan instrumen vital dalam membantu tugas-tugas penyelidikan dan penyidikan kepolisian jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Patroli di Toserba Fajar berjalan lancar dengan hasil koordinasi yang memuaskan. Kesadaran pihak pengelola dalam mengaktifkan CCTV secara penuh menjadi contoh positif bagi pelaku usaha lain di wilayah Mandirancan dalam menjaga keamanan lingkungan usahanya secara mandiri namun tetap dalam pengawasan Polri.









