Polsek Cilimus Intensifkan Patroli Dialogis di Desa Sampora, Warga Merasa Lebih Aman
KUNINGAN – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polsek Cilimus Polres Kuningan kembali menggelar patroli dialogis sebagai bagian dari program Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), Senin (11/08/2025). Patroli kali ini difokuskan di Desa Sampora, Kecamatan Cilimus, yang dikenal sebagai salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan cukup tinggi.
Dua personel Polsek Cilimus, BRIPKA Hendratmo dan BRIPKA Nanang Kosim, diterjunkan langsung untuk menyisir sejumlah titik rawan kriminalitas. Mereka tidak hanya melakukan pemantauan secara visual, tetapi juga aktif berdialog langsung dengan masyarakat guna menyerap aspirasi dan mendeteksi potensi gangguan keamanan.
Fokus utama patroli ini adalah pencegahan terhadap kejahatan yang termasuk dalam kategori C3, yaitu Curat (pencurian dengan pemberatan), Curas (pencurian dengan kekerasan), dan Curanmor (pencurian kendaraan bermotor). Selain itu, kegiatan juga menargetkan aktivitas ilegal lain seperti balap liar dan pergerakan kelompok geng motor yang meresahkan warga.
Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, SIK, M.Si melalui Kapolsek Cilimus, AKP Nurjani, S.E., menyampaikan bahwa patroli dialogis merupakan strategi preventif yang terbukti efektif dalam membangun keamanan wilayah. “Ini bukan sekadar patroli, tapi juga membangun komunikasi yang kuat antara polisi dan masyarakat,” ujarnya.
Menurut AKP Nurjani, keberadaan polisi yang hadir secara langsung di tengah masyarakat dapat menciptakan rasa aman sekaligus menjadi sarana untuk mendekatkan diri dengan warga. Patroli dialogis disebut mampu membangun kepercayaan, sehingga warga lebih terbuka dalam menyampaikan keluhan atau informasi penting.
Selama pelaksanaan patroli, BRIPKA Hendratmo dan BRIPKA Nanang Kosim terlihat aktif menyambangi warga, termasuk pedagang, pengendara, dan pemuda yang sedang berkumpul. Dalam interaksinya, mereka juga menyampaikan imbauan Kamtibmas agar masyarakat tetap waspada dan tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan.
“Melalui dialog langsung seperti ini, kami bisa mendapatkan gambaran situasi lapangan yang lebih akurat. Kami juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga keamanan lingkungan,” ujar BRIPKA Hendratmo di sela kegiatan.
Warga Desa Sampora menyambut positif kegiatan tersebut. Salah satu warga, Dede (42), mengaku merasa lebih tenang dengan kehadiran patroli yang rutin dilakukan. Ia menilai kehadiran polisi bukan hanya saat terjadi masalah, tetapi juga untuk mencegah potensi kejahatan sejak dini.
“Dulu kalau ada yang nongkrong sampai larut malam suka bikin resah, tapi sekarang kami merasa lebih aman karena polisi sering keliling,” ujar Dede.
Situasi di Desa Sampora selama patroli berlangsung dilaporkan aman dan kondusif. Tidak ditemukan kejadian menonjol maupun potensi gangguan yang mencolok. Kehadiran aparat kepolisian secara langsung di lapangan dinilai mampu menciptakan suasana yang lebih tertib dan terkendali.
AKP Nurjani menegaskan bahwa langkah-langkah preventif seperti patroli dialogis akan terus digencarkan, terutama di wilayah yang rawan gangguan keamanan. Menurutnya, pendekatan humanis dan persuasif jauh lebih efektif dibandingkan penindakan semata.
Ke depan, Polsek Cilimus berkomitmen menjadikan patroli dialogis sebagai kegiatan rutin di seluruh desa dalam wilayah hukumnya. Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, situasi Kamtibmas di Kecamatan Cilimus diharapkan terus terjaga secara berkelanjutan.
Humas Polsek Cilimus polres Kiningan









