Bhabinkamtibmas Desa Panawuan Sosialisasikan Penanaman Jagung Hibrida di Desa Bojong
Kuningan – Dalam rangka mendukung program pertanian nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani, Bripka Nanang Kosim selaku Bhabinkamtibmas Desa Panawuan yang juga membina wilayah Desa Bojong Sentuhan, menggelar kegiatan sosialisasi penanaman jagung hibrida kepada para petani Desa Bojong, Sabtu (09/08/2025).
Kegiatan ini berlangsung di wilayah Desa Bojong, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, dan bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat tani mengenai pentingnya kualitas hasil panen jagung, terutama terkait kadar air yang sangat berpengaruh terhadap harga jual.
Dalam penyampaiannya, Bripka Nanang menjelaskan bahwa jagung dengan kadar air 18–20 persen dihargai sekitar Rp 5.500 per kilogram. Sementara itu, jagung yang memiliki kadar air lebih rendah, yakni sekitar 14 persen, bisa dihargai lebih tinggi hingga Rp 6.400 per kilogram.
Informasi tersebut menjadi penting agar para petani lebih memahami standar kualitas yang ditetapkan pemerintah maupun pelaku industri. Dengan begitu, petani dapat mengelola hasil panennya secara optimal dan memperoleh pendapatan yang lebih layak.
Selain memberikan edukasi mengenai harga jual, Bripka Nanang juga membagikan tips teknis seputar penanaman jagung hibrida, seperti pemilihan bibit unggul, teknik penanaman yang benar, hingga proses panen dan pengeringan agar kadar air tetap terjaga.
Kegiatan sosialisasi ini sekaligus menjadi bentuk pendekatan langsung antara aparat keamanan dan masyarakat desa. Bhabinkamtibmas hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan di sektor pertanian.
Dalam kesempatan tersebut, Bripka Nanang turut membuka ruang diskusi dengan para petani. Beberapa dari mereka menyampaikan keluhan dan kendala yang dihadapi di lapangan, seperti keterbatasan bibit, lahan pertanian, hingga akses ke pasar yang masih belum stabil.
Kepala Desa Bojong yang turut hadir dalam kegiatan ini menyampaikan apresiasi kepada Bripka Nanang atas kepeduliannya terhadap petani di desa. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkala demi menunjang pertanian yang lebih maju dan berkelanjutan.
Para petani pun menyambut baik kegiatan ini, karena merasa mendapat dukungan langsung dari aparat kepolisian. Mereka juga berharap adanya sinergi antara pemerintah desa, kepolisian, dan dinas terkait untuk mempermudah akses terhadap sarana produksi pertanian.
Kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari warga. Hal ini menunjukkan bahwa kehadiran aparat di tengah masyarakat, khususnya dalam hal pembangunan sektor riil seperti pertanian, mampu membangun kepercayaan dan hubungan yang positif.
Melalui kegiatan ini, Bhabinkamtibmas menunjukkan peran aktifnya tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam mendukung pembangunan ekonomi lokal. Ini sejalan dengan visi Polri untuk menjadi institusi yang hadir dan bermanfaat bagi masyarakat di segala aspek kehidupan.
Humas Polsek Cilimus Polres Kuningan









