BerandaPOLRITegas Tolak Premanisme di Kawasan Pasar Tradisional. Bhabinkamtibmas Edukasi Jukir

Tegas Tolak Premanisme di Kawasan Pasar Tradisional. Bhabinkamtibmas Edukasi Jukir

Polres Kuningan Polda Jabar – Dalam rangka menjaga ketertiban umum dan mencegah aksi premanisme yang kerap terjadi di pusat-pusat keramaian, Bhabinkamtibmas Polsek Mandirancan AIPTU Taupik dan AIPTU Sandi Waluyo melaksanakan kegiatan sambang dan edukasi kepada para juru parkir (jukir) di kawasan Pasar Pancur, Desa Sukasari, Kecamatan Mandirancan, Rabu (06/08/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam membangun situasi kamtibmas yang kondusif di lingkungan pasar tradisional. Dalam dialog santai namun tegas, para Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan penting kepada para jukir agar menjalankan tugasnya secara profesional, tidak melakukan pungutan liar, serta menghindari tindakan yang berpotensi meresahkan pengunjung pasar.

AIPTU Taupik menegaskan bahwa jukir memiliki peran penting dalam menciptakan kenyamanan dan keamanan di pasar. “Kami mengajak para jukir untuk bekerja dengan tertib dan sesuai aturan. Jangan sampai ada yang memaksa, menetapkan tarif sepihak, atau bersikap kasar kepada warga. Tindakan seperti itu bisa masuk dalam kategori premanisme,” ujarnya.

Sementara itu, AIPTU Sandi Waluyo mengingatkan bahwa pasar merupakan tempat vital bagi aktivitas ekonomi masyarakat, sehingga semua pihak yang terlibat, termasuk jukir, harus ikut menjaga citra pasar agar tetap menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua kalangan. Ia juga membuka ruang komunikasi apabila para jukir menemui kendala atau gangguan saat bertugas.

Kapolsek Mandirancan AKP Mohamad Faisal, SH menyampaikan bahwa Polsek Mandirancan akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama di lokasi-lokasi yang rawan terhadap gangguan kamtibmas. “Kami tidak akan mentolerir segala bentuk aksi premanisme, termasuk di pasar. Dengan edukasi yang tepat, kami yakin masyarakat bisa menjadi mitra Polri dalam menciptakan lingkungan yang aman,” pungkasnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments