BerandaPOLRIPolsek Subang Polres Kuningan Bersama Pemerintah dan Masyarakat Laksanakan Penanaman Jagung Hibrida...

Polsek Subang Polres Kuningan Bersama Pemerintah dan Masyarakat Laksanakan Penanaman Jagung Hibrida Dukung Ketahanan Pangan

POLRES KUNINGAN – Pada hari Rabu, tanggal 06 Agustus 2025, telah dilaksanakan kegiatan penanaman benih jagung hibrida di wilayah hukum Polsek Subang, tepatnya di Lahan Baku Sawah (LBS) milik warga Blok Ciketug RT.006/RW.026, Dusun Puhun, Desa Pamulihan, Kecamatan Subang, Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini dimulai pukul 08.30 WIB dan berlangsung dengan aman, tertib, serta penuh semangat kebersamaan.
Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata dari Polsek Subang terhadap program Pemerintah Republik Indonesia dalam upaya mewujudkan swasembada ketahanan pangan, khususnya di sektor pertanian jagung. Jenis benih yang digunakan adalah jagung hibrida varietas Asta Cita, yang dikenal memiliki potensi hasil tinggi dan tahan terhadap berbagai kondisi cuaca.
Adapun yang hadir dalam kegiatan ini antara lain IPTU Suhandi, S.M (Kapolsek Subang), AIPTU Kukuh (Kanit Binmas Polsek Subang), BRIPKA Opik (Bhabinkamtibmas), SERTU Suryanto (Babinsa Koramil 0415), Bapak Deny Rosmayadi (Camat Subang), Sdr. Nana Setiana (Kepala Desa Pamulihan), Sdr. Tarkim (Ketua Kelompok Tani), Sdr. Caca (Pemilik Lahan), serta tokoh masyarakat dan tokoh agama Desa Pamulihan bersama warga setempat.
Lahan yang digunakan untuk penanaman memiliki luas kurang lebih satu (1) hektar dan merupakan bagian dari tanah milik warga yang tergabung dalam Kelompok Tani Ketug Jaya. Penanaman dilakukan secara manual dengan metode perbandingan jarak tanam 20 x 70 cm, sesuai anjuran teknis dari penyuluh pertanian setempat, guna memastikan pertumbuhan tanaman optimal.
Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mendorong masyarakat Desa Pamulihan agar tetap produktif dalam masa musim kemarau atau masa tanam ke-3, di mana sebagian besar lahan sawah dan kebun bergantung pada air hujan (sawah tadah hujan). Dengan penanaman jagung hibrida ini, diharapkan petani tidak kehilangan momentum tanam dan tetap dapat menghasilkan panen yang menguntungkan.
Selain sebagai bagian dari program ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan di tingkat lokal. Kegiatan semacam ini diharapkan terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam mengoptimalkan potensi pertanian desa.
Kegiatan penanaman jagung hibrida ini berlangsung dengan lancar, aman, dan kondusif. Seluruh peserta kegiatan menunjukkan antusiasme dan semangat gotong royong yang tinggi. Tidak ditemukan hambatan selama kegiatan berlangsung. Dukungan dari seluruh pihak, baik aparat maupun masyarakat, sangat terasa dan diharapkan dapat terus terjalin dalam pelaksanaan kegiatan pertanian berikutnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments