Luragung, Kuningan – pontren alkaffah baru-baru ini menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan kenakalan remaja. Acara yang diadakan di Pesantren, ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa-siswi mengenai dampak negatif kenakalan remaja dan cara mencegahnya.
Dalam kegiatan tersebut, pihak Pontren menghadirkan narasumber dari kepolisian setempat dan Narasumber dari kepolisian Polsek Luragung memberikan materi tentang berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti tawuran, narkoba, dan pergaulan bebas, serta sanksi hukum yang berlaku. tentang pentingnya menjaga kesehatan mental, cara mengatasi masalah, dan membangun hubungan yang baik dengan orang tua dan teman sebaya.
Serta pelarangan membawa HP dan kendaraan kelingkungan sekolah serta pembatasan jam malam untuk siswa dan siswi keluar malam hari, sesuai surat edaran dari gubernur jabar melalui Dinas pendidikan kabupaten Kuningan
Pimpinan pondok pesantren Ustad Humaidy dalam sambutannya menyampaikan bahwa kenakalan remaja merupakan masalah serius yang perlu mendapat perhatian dari semua pihak. “Kami berharap melalui kegiatan ini, siswa-siswi dapat lebih memahami bahaya kenakalan remaja dan termotivasi untuk berperilaku positif,” ujarnya.
Selain pemaparan materi, acara juga diisi dengan sesi tanya jawab dan diskusi antara santri, Para pengajar, dan narasumber. Santri terlihat antusias mengikuti kegiatan ini dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait masalah yang mereka hadapi.
Beberapa siswa, mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat. “Saya jadi lebih tahu tentang dampak negatif kenakalan remaja dan bagaimana cara menghindarinya,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu Pesantren dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi perkembangan santri. Pihak Pesantren berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk menekan angka kenakalan remaja di kalangan.
Adapun dalam kegiatan sosialisasi tersebut Kapolsek Luragung Iptu Tofan alamsyah, SH, MH memberikan pesan penting kepada para siswa dan siswi antara lain :
Kenakalan remaja dapat dicegah melalui upaya bersama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.
Penting bagi remaja untuk memiliki pemahaman yang baik tentang dampak negatif kenakalan remaja.
Menciptakan lingkungan yang positif dan mendukung perkembangan remaja sangat penting.
Remaja perlu didorong untuk mengikuti kegiatan positif dan menjauhi perilaku negatif.
Komunikasi terbuka antara remaja, orang tua, dan guru sangat dibutuhkan.
Sehingga di lingkungan Pesantren tidak di temukan adanya kenakalan remaja, dan mematuhi semua edaran baik tidak membawa hp ke lingkungan maupun membawa mengendarai kendaraan bermotor sesuai perundang undangan yg berlaku.






