BerandaPOLRIPolsek Cilimus Tingkatkan Patroli KRYD untuk Cegah Maraknya Curanmor di Pasar Tradisional

Polsek Cilimus Tingkatkan Patroli KRYD untuk Cegah Maraknya Curanmor di Pasar Tradisional

Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali marak terjadi di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan. Salah satu lokasi yang menjadi sorotan adalah area parkir Pasar Cilimus, yang dikenal padat pengunjung terutama pada pagi hingga siang hari. Kondisi ini memunculkan keresahan masyarakat dan memicu kepolisian setempat untuk bertindak cepat.

Sebagai respon atas situasi tersebut, Kepolisian Sektor (Polsek) Cilimus meningkatkan patroli melalui kegiatan KRYD (Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan). Langkah ini diambil sebagai upaya preventif guna menekan angka kriminalitas, khususnya pencurian kendaraan bermotor yang kerap terjadi di tempat umum.

Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, SIK, M.Si melalui Kapolsek Cilimus AKP Nurjani, SE menjelaskan bahwa patroli KRYD difokuskan di titik-titik rawan curanmor, seperti lahan parkir pasar, tempat ibadah, sekolah, dan perkantoran. Patroli dilakukan secara berkala dengan menyisir area pada waktu-waktu rawan.

“Kami ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat. Patroli ini bukan sekadar pengawasan, tapi bentuk nyata kehadiran polisi di tengah masyarakat,” ungkap AKP Nurjani saat ditemui di sela kegiatan patroli, Kamis (25/7).

Menurutnya, saat ini pelaku curanmor menggunakan berbagai modus, mulai dari kunci palsu, memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan, hingga melakukan aksi secara berkelompok. Karena itu, masyarakat diimbau agar selalu waspada dan menggunakan pengamanan berlapis seperti kunci ganda atau sistem alarm.

Selain meningkatkan patroli, Polsek Cilimus juga bekerja sama dengan pengelola parkir dan pengurus pasar untuk memperketat pengawasan. Langkah-langkah yang dilakukan di antaranya adalah pemasangan CCTV, penambahan petugas keamanan, serta penataan ulang area parkir agar lebih terbuka dan mudah diawasi.

Upaya tersebut mendapat sambutan positif dari warga dan pedagang. Ahmad (35), seorang pedagang di Pasar Cilimus, mengatakan bahwa keberadaan patroli polisi sangat membantu menekan kekhawatiran para pedagang dan pembeli. “Dulu saya sempat khawatir ninggalin motor pas jualan. Sekarang lebih tenang karena polisi sering keliling,” ujarnya.

Patroli juga dilengkapi dengan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Petugas kepolisian aktif berdialog dengan pengunjung pasar dan memberikan edukasi terkait pencegahan tindak kejahatan, termasuk pentingnya tidak meninggalkan kunci motor tergantung dan selalu parkir di tempat resmi.

Selain pasar, lokasi lain yang mulai menjadi perhatian adalah tempat ibadah dan sekolah. Kedua area ini sering kali lengah dari pengawasan, terutama saat jam ibadah atau kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung. Polsek Cilimus memastikan bahwa patroli akan merata di seluruh titik yang dinilai rawan.

AKP Nurjani menegaskan bahwa keberhasilan menciptakan lingkungan yang aman tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. “Kami butuh partisipasi warga. Keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Polsek Cilimus juga membuka layanan pengaduan cepat melalui media sosial dan nomor darurat yang bisa dihubungi masyarakat kapan saja. Hal ini diharapkan bisa mempercepat penanganan jika terjadi tindak kriminal atau adanya laporan kehilangan.

Dengan penguatan kolaborasi antara polisi, masyarakat, dan pengelola fasilitas umum, diharapkan kasus curanmor bisa ditekan seminimal mungkin. Langkah-langkah preventif yang dilakukan secara konsisten menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kecamatan Cilimus.

Humas Polsek Cilimus Polres Kuningan

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments