Kedekatan dan Kepedulian, Aipda Epa Sukmana Jadi Sosok Polisi Idaman Warga Desa Sampora
Kuningan – Sosok Aipda Epa Sukmana, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Cilimus, Polres Kuningan, menjadi buah bibir masyarakat Desa Sampora, Kecamatan Cilimus. Bukan karena hal kontroversial, melainkan karena dedikasi dan ketulusannya dalam menjaga keamanan serta membina hubungan harmonis antara polisi dan warga.
Di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks, kehadiran polisi yang humanis dan bersahabat menjadi kebutuhan mendesak. Aipda Epa menjawab kebutuhan itu dengan pendekatan penuh empati. Ia tak hanya menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga menjadi sahabat, pendamping, sekaligus pembina masyarakat.
Setiap hari, Aipda Epa melakukan sambang door to door ke rumah-rumah warga. Dalam kunjungan tersebut, ia tidak hanya memberikan imbauan kamtibmas, tetapi juga mendengarkan keluh kesah warga, serta memberikan solusi secara langsung terhadap permasalahan sosial di lingkungan mereka.
Tokoh masyarakat setempat, Bapak Soleh, memberikan pujian atas sikap Aipda Epa. Menurutnya, kehadiran polisi seperti Aipda Epa telah mengubah cara pandang warga terhadap institusi kepolisian. “Pak Epa itu luar biasa. Beliau sering menyambangi kami, bahkan malam hari. Polisi seperti beliau membuat kami merasa aman dan dihargai,” ujarnya.
Tak hanya dekat dengan orang dewasa, Aipda Epa juga dikenal akrab dengan kalangan remaja dan pelajar. Ia kerap menggelar penyuluhan di sekolah, membahas bahaya narkoba, pergaulan bebas, dan pentingnya menjaga moral serta etika. Upaya ini merupakan bentuk nyata pencegahan terhadap kenakalan remaja.
Salah satu program yang kembali digalakkan oleh Aipda Epa adalah sistem keamanan lingkungan (Siskamling). Program ini sempat vakum, namun dengan pendekatan persuasif, Aipda Epa berhasil menggerakkan kembali semangat gotong royong warga untuk melakukan ronda malam secara bergiliran.
Menurut pengakuan warga, sejak aktifnya kembali kegiatan Siskamling, tingkat kriminalitas di lingkungan mereka mengalami penurunan. Warga merasa lebih aman karena turut serta dalam menjaga keamanan lingkungan. Hal ini menjadi bukti bahwa sinergi antara warga dan polisi mampu menciptakan lingkungan yang kondusif.
Kapolsek Cilimus, AKP Nurjani, S.E., turut memberikan apresiasi terhadap dedikasi anggotanya tersebut. Ia menyebut bahwa apa yang dilakukan Aipda Epa adalah implementasi nyata dari semangat Polri Presisi, yang mengedepankan pelayanan berbasis kemitraan, transparansi, dan kepedulian sosial.
“Pendekatan yang dilakukan Aipda Epa mencerminkan nilai-nilai Polri Presisi. Ia berhasil menjalin hubungan emosional dengan masyarakat, yang menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian,” ujar AKP Nurjani.
Program sambang, patroli dialogis, hingga pembinaan remaja yang dilakukan Aipda Epa secara rutin telah menciptakan iklim sosial yang sehat. Hubungan yang akrab dan komunikasi yang terbuka antara warga dan aparat kepolisian membuat Desa Sampora menjadi contoh harmonisasi kamtibmas.
Warga berharap sosok seperti Aipda Epa bisa menjadi inspirasi bagi anggota Polri lainnya, khususnya di wilayah pedesaan. Mereka juga berharap program-program positif yang telah dirintis dapat terus berjalan secara berkelanjutan, bahkan dikembangkan di desa-desa lain di wilayah hukum Polres Kuningan.
Keberhasilan Aipda Epa Sukmana adalah bukti bahwa polisi tidak hanya bisa hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat. Dengan semangat pengabdian, pendekatan humanis, dan komunikasi yang baik, ia mampu membuktikan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat bisa dicapai melalui kepercayaan dan kedekatan emosional.
Humas Polsek Cukumus Polres Kuningan








