Apresiasi dan Ucapan Terima Kasih Masyarakat Setianegara untuk Polsek Cilimus dan Jajaran yang Sudah Sigap Mengamankan Aksi Diduga Tawuran
Kuningan – Warga Desa Setianegara, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Polsek Cilimus yang bergerak cepat mengamankan aksi kejar-kejaran yang diduga merupakan awal dari aksi tawuran antar pelajar, Sabtu siang (21/6/2025).
Insiden tersebut melibatkan puluhan siswa dari berbagai sekolah tingkat SLTP sederajat, termasuk MTsN Al-Hidayah asal Kecamatan Beber, Cirebon, serta beberapa sekolah lain dari wilayah Japara dan Cilimus. Kejadian bermula saat para siswa melintasi lapangan sepak bola di Desa Linggamekar dan mendadak dikejar oleh rombongan pelajar lainnya.
Kepanikan melanda para siswa MTsN Al-Hidayah, yang kemudian mencari perlindungan dan meminta bantuan warga Setianegara. Tindakan warga yang segera melapor ke pihak berwajib pun mendapat respons cepat dari aparat kepolisian sektor Cilimus.
Tidak lama setelah laporan masuk, tim patroli Polsek Cilimus tiba di lokasi dan berhasil meredam potensi keributan yang lebih luas. Sebanyak 39 siswa diamankan dan dibawa ke lapangan sepak bola untuk proses penggeledahan, pendataan, dan kemudian ke Mapolsek Cilimus untuk pemeriksaan lanjutan.
Warga Setianegara menilai bahwa kecepatan dan ketegasan aparat dalam menangani peristiwa ini patut diacungi jempol. Menurut tokoh masyarakat setempat, Pak Waryo, langkah cepat Polsek Cilimus mencegah konflik fisik yang bisa berdampak buruk bagi pelajar dan masyarakat umum.
“Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pak Kapolsek dan seluruh jajaran yang sigap datang ke lokasi. Kalau tidak cepat ditangani, bisa-bisa terjadi tawuran terbuka dan membahayakan warga,” ujar Waryo saat ditemui awak media.
Pihak kepolisian tidak hanya mengamankan para pelajar, tetapi juga menemukan barang bukti berupa sabit kecil yang diduga akan digunakan dalam aksi kekerasan, serta botol minuman keras jenis CIU. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa aksi tersebut berpotensi menimbulkan kekerasan yang serius.
Sebagai tindak lanjut, pihak kepolisian menggelar pembinaan lanjutan dan berkoordinasi dengan sekolah serta orang tua. Pembinaan terpadu ini dijadwalkan berlangsung di Mapolres Kuningan, dengan harapan dapat menjadi solusi preventif jangka panjang terhadap kenakalan remaja.
Masyarakat berharap kejadian serupa tidak terulang kembali, dan meminta semua pihak – baik sekolah, orang tua, maupun aparat – terus bekerja sama dalam menjaga lingkungan yang aman dan kondusif bagi anak-anak. Dukungan warga Setianegara terhadap Polsek Cilimus menjadi bukti bahwa sinergi antara polisi dan masyarakat adalah kunci utama dalam menciptakan ketertiban.
Dengan adanya aksi cepat dan responsif dari Polsek Cilimus, kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian semakin menguat. Semangat kolaboratif ini diharapkan menjadi contoh positif dalam penanganan persoalan remaja di wilayah Kuningan dan sekitarnya.
Humas Polsek Cilimus Polres Kuningan









