BerandaPOLRIPelajar SLTP di Kuningan Terlibat Kejar-kejaran, Polisi Amankan Puluhan Siswa dan Barang...

Pelajar SLTP di Kuningan Terlibat Kejar-kejaran, Polisi Amankan Puluhan Siswa dan Barang Bukti

Pelajar SLTP di Kuningan Terlibat Kejar-kejaran, Polisi Amankan Puluhan Siswa dan Barang Bukti

KUNINGAN – Aksi kejar-kejaran antar pelajar terjadi di wilayah Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, pada Sabtu (21/6/2025) siang. Kejadian yang sempat membuat resah warga itu melibatkan puluhan pelajar dari beberapa sekolah menengah pertama (SLTP) sederajat, termasuk siswa dari luar daerah. Polsek Cilimus bergerak cepat mengamankan para pelajar guna mencegah keributan yang lebih luas.

Peristiwa bermula saat 11 siswa dari MTsN Al-Hidayah, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, tengah dalam perjalanan pulang setelah mengikuti kegiatan pelepasan sekolah. Mereka sempat berhenti di warung sekitar Desa Linggamekar untuk makan siang. Namun, ketika melintasi area lapangan sepak bola, mereka dihampiri dan dikejar oleh puluhan pelajar dari SLTPN 1 Japara, SLTPN 2 Japara, dan SLTPN 1 Cilimus.

Aksi kejar-kejaran yang mendadak tersebut menyebabkan para siswa MTsN Al-Hidayah panik dan meminta pertolongan warga di Desa Setianegara. Salah seorang siswa bernama Rifana Galih bahkan mengaku nyaris menjadi korban kekerasan setelah diserempet dan diduga dibacok menggunakan sabit kecil, meskipun tidak mengalami luka serius.

Tim patroli dari Polsek Cilimus yang menerima laporan masyarakat segera menuju lokasi dan berhasil mengamankan para pelajar. Sebanyak 39 siswa dari empat sekolah langsung digiring ke lapangan sepak bola Linggamekar untuk dilakukan penggeledahan dan pendataan. Mereka kemudian dibawa ke Mapolsek Cilimus untuk diinterogasi lebih lanjut.

Dalam proses pemeriksaan, diketahui sebagian pelajar sempat mengkonsumsi minuman keras jenis CIU sebelum kejadian. Barang bukti berupa dua botol bekas minuman keras serta satu bilah sabit berkarat diamankan petugas. Selain itu, sebanyak 18 unit sepeda motor milik pelajar turut ditahan karena tidak dilengkapi kelengkapan kendaraan dan surat-surat resmi.

Kapolsek Cilimus, AKP Nurjani, S.E., menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan sekolah dan orang tua masing-masing siswa. “Kami lakukan pembinaan secara menyeluruh dan preemtif dengan menghadirkan pihak sekolah serta orang tua, agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujar AKP Nurjani.

Pihak kepolisian juga telah menjadwalkan pembinaan lanjutan di Mapolres Kuningan pada Selasa (24/6/2025), yang akan melibatkan Unit PPA Satreskrim Polres Kuningan, serta mengundang seluruh siswa yang terlibat didampingi orang tua dan pihak sekolah.

Selain itu, Polsek Cilimus juga menggandeng Polsek Jalaksana dan Satlantas Polres Kuningan untuk menindak lanjuti kasus pelanggaran lalu lintas serta pengawasan wilayah, mengingat sekolah asal beberapa pelajar berada di luar wilayah hukum Polsek Cilimus.

Aksi cepat aparat Polsek Cilimus dalam mengamankan kejadian ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Polisi juga mengingatkan seluruh pihak, terutama orang tua dan sekolah, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak didik guna mencegah tindakan kenakalan remaja yang dapat berujung pada tindak pidana.

Humas Polsek Cilimus Polres Kuningan

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments