Bentuk Generasi Bermoral, Kanit Binmas Polsek Mandirancan Sosialisasikan Bahaya Bullying dan Geng Motor di SMPN 1 Mandirancan
Polres Kuningan Polda Jabar – Dalam upaya mencegah maraknya kenakalan remaja, bullying, serta aktivitas geng motor yang meresahkan masyarakat, Kanit Binmas Polsek Mandirancan melaksanakan kegiatan sosialisasi di SMPN 1 Mandirancan, Selasa (27/05/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan dan penyuluhan kepada pelajar agar memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya sikap disiplin, saling menghargai, dan menjauhi perilaku menyimpang.
Dipimpin langsung oleh Kanit Binmas Polsek Mandirancan, Aipda Rosid, kegiatan ini diikuti antusias oleh ratusan siswa-siswi serta jajaran guru SMPN 1 Mandirancan. Dalam penyampaiannya, Aipda Rosid menekankan bahwa bullying bukan hanya berdampak fisik, tetapi juga secara psikologis bisa merusak masa depan korban. Ia juga mengajak para pelajar untuk saling menghormati, menjalin persahabatan yang sehat, dan tidak mudah terpengaruh ajakan teman yang mengarah ke perilaku menyimpang.
Lebih lanjut, Aipda Rosid juga mengingatkan bahaya keterlibatan dalam aktivitas geng motor yang kerap menimbulkan keresahan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa keterlibatan pelajar dalam geng motor bisa berdampak hukum dan mencoreng nama baik keluarga serta sekolah. “Jadilah pelajar yang membanggakan, bukan menyesatkan. Hindari geng motor, narkoba, dan pergaulan bebas,” ujarnya di hadapan para siswa.
Kegiatan sosialisasi ini juga mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Kepala SMPN 1 Mandirancan menyampaikan terima kasih atas kepedulian Polsek Mandirancan yang aktif membina generasi muda melalui pendekatan yang edukatif. Ia berharap kegiatan serupa bisa terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk sinergi antara pihak kepolisian dan dunia pendidikan.
Kapolsek Mandirancan AKP Mohamad Faisal, SH menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polsek Mandirancan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui upaya preventif sejak dini. “Kami berharap dengan edukasi langsung ke sekolah-sekolah, para pelajar dapat terhindar dari pengaruh negatif yang bisa merusak masa depan mereka,” pungkasnya.







