POLRES KUNINGAN POLDA JABAR – Guna menghadirkan sosok pelindung dan pengayom di tengah lingkungan sekolah, Polsek Mandirancan menggiatkan program Polisi Peduli Pendidikan secara kontinyu. Pendekatan humanis menjadi tolok ukur utama jajaran kepolisian dalam menyerap informasi sekaligus menyampaikan imbauan keamanan kepada para pelajar secara langsung.
Kegiatan lapangan tersebut dilaksanakan langsung oleh Kapolsek Mandirancan IPTU Iid Nurdin, S.H. Sasaran utama amanat pembina upacara ini menyasar ratusan pelajar MA dan MTs Pembangunan yang didampingi Kepala Sekolah MTs Bapak Sadini, S.Ag., Kepala Sekolah MA, para guru, dan staf bertempat di Yayasan Pembangunan Al Muawanah Mandirancan pada Senin, 02 November 2026.
Melihat pentingnya pengawasan generasi muda di usia sekolah, Kapolsek Mandirancan menyapa para siswa dengan pesan-pesan pembinaan yang edukatif. Kehadiran aparat berseragam di mimbar upacara terbukti ampuh memberikan motivasi sekaligus mencegah niat pihak-pihak luar yang hendak memengaruhi siswa ke arah aksi kejahatan.
Di sela-sela amanat upacara, IPTU Iid Nurdin, S.H. memberikan serangkaian edukasi kamtibmas mengenai larangan keras terlibat aksi geng motor, balap liar, serta perkelahian antar pelajar. Kapolsek mengarahkan siswa untuk segera melapor kepada pihak sekolah atau Polsek Mandirancan jika menemukan adanya bahaya narkoba, penyebaran ajakan tawuran di medsos, maupun praktek perundungan di lingkungan sekolah.
Pesan Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama. S.i.k., MH melalui Kapolsek Mandirancan Iptu Iid Nurdin. SH menegaskan pentingnya kewaspadaan mandiri di samping pengawalan dari pihak kepolisian. Pengamanan lembaga pendidikan tidak akan maksimal tanpa adanya kepedulian bersama dari pihak sekolah dan orang tua dalam menjaga keselamatan serta perilaku anak didik.
Kapolsek menyampaikan harapan agar terjalin komunikasi dua arah yang makin solid antara Polsek Mandirancan dan Yayasan Al Muawanah. Pengawasan terhadap aktivitas siswa di dunia maya juga diminta untuk diperketat demi menghindari jeratan UU ITE akibat penyebaran hoaks atau ujaran kebencian.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Polsek Mandirancan membuktikan komitmennya untuk terus hadir mengawal ketertiban umum dan keharmonisan di dunia pendidikan. Pihak sekolah menyambut positif langkah cepat dan humanis jajaran kepolisian dalam menjaga suasana lingkungan sekolah tetap aman.







