POLRES KUNINGAN POLDA JABAR – Kapolsek Mandirancan IPTU Iid Nurdin, S.H., memberikan pesan mendalam dan edukasi hukum yang menyentuh hati para pelajar guna menyelamatkan generasi penerus dari lingkaran kejahatan jalanan. Langkah ini dilakukan agar pelajar memiliki ketahanan diri yang kuat saat menghadapi pengaruh lingkungan luar.
Kegiatan edukatif ini merupakan implementasi dari Program 100 Hari Kerja Kapolri melalui gerakan Polisi Peduli Pendidikan. Giat dipusatkan di SMPN 2 Mandirancan yang berlokasi di Desa Pakembangan, Kecamatan Mandirancan, Kabupaten Kuningan, pada hari Senin, 26 Oktober 2026, mulai pukul 06.30 WIB hingga selesai.
Acara ini dihadiri oleh Kapolsek Mandirancan IPTU Iid Nurdin, S.H., Kepala SMPN 2 Mandirancan Ibu Laila Nur Sholih, S.Pd., Wakasek Kesiswaan, seluruh jajaran guru dan staf TU, serta ribuan mata siswa-siswi SMPN 2 Mandirancan yang mengikuti jalannya upacara.
Dalam amanatnya, IPTU Iid Nurdin mengupas tuntas bahaya geng motor, balap liar, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, hingga maraknya aksi perundungan. Kapolsek mengimbau agar siswa segera melapor ke pihak sekolah atau Polsek jika melihat peredaran narkoba maupun ajakan konvoi liar.
Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Mandirancan IPTU Iid Nurdin, S.H., mengingatkan pentingnya peran serta instansi kepolisian dalam mendampingi dunia pendidikan guna mencetak generasi muda yang sadar hukum dan berakhlak mulia.
Harapan besar bertumpu pada kegiatan ini agar para pelajar memiliki kesadaran tinggi untuk menolak segala bentuk pergaulan negatif. Pengetahuan tentang ancaman pidana diharapkan mampu menjadi benteng pertahanan moral bagi para murid dalam kehidupan sehari-hari.
Sinergitas antara Polri dan SMPN 2 Mandirancan yang terjalin erat ini diharapkan terus berkesinambungan sehingga keamanan lingkungan sekolah dapat terjaga dengan optimal demi terwujudnya iklim belajar yang kondusif.










