Tingkatkan Keimanan dan Kamtibmas, Kanit Binmas Polsek Lebakwangi Hadiri Istigasah PAC Muslimat NU Kecamatan Maleber

KUNINGAN – Dalam upaya meningkatkan keimanan dan mempererat sinergi antara ulama, umara, serta Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Lebakwangi turut menghadiri kegiatan Yasin Akbar dan Istigasah Kubro PAC Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, Sabtu (18/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut bertempat di Pondok Pesantren Annadziyah, Desa Padamulya, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2026.

Kapolsek Lebakwangi IPTU Suhandi, S.M., diwakili oleh Aipda Hendrik Purwanto. Kegiatan ini dihadiri Camat Maleber, Sekretaris Kecamatan Maleber, perwakilan Danramil 1512/Lebakwangi, Kopral Satu Ari, para kepala desa se-Kecamatan Maleber, Kepala KUA Kecamatan Maleber, Ketua PAC Muslimat NU beserta anggota, Ketua Fatayat NU beserta anggota, para Kasi Pelayanan desa, Muslimah NU se-Kecamatan Maleber, serta Ketua IPHI Kecamatan Maleber.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan Ketua PAC Muslimat NU Kecamatan Maleber, dilanjutkan sambutan Camat Maleber. Acara kemudian diisi dengan pembacaan Surah Yasin bersama, istigasah kubro, doa, dan penutup yang berlangsung khidmat.

Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Lebakwangi IPTU Suhandi, S.M., memberikan arahan agar seluruh personel Polri senantiasa mengedepankan pendekatan humanis, memperkuat komunikasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta meningkatkan kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti Yasin Akbar dan istigasah bukan hanya menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan, menumbuhkan kepedulian sosial, dan memperkokoh persatuan di tengah masyarakat.

Kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk terus menjalin kedekatan dengan masyarakat serta mendukung terciptanya kehidupan yang religius, harmonis, dan damai. Melalui sinergi yang kuat antara ulama, umara, TNI-Polri, dan masyarakat, diharapkan berbagai potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini melalui komunikasi, kebersamaan, dan kepedulian bersama.

Momentum peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya peran santri dan ulama dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Artikulli paraprak
Artikulli tjetër
RELATED ARTICLES

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments