BerandaPOLRIKapolsek Selajambe Ikuti Kegiatan Penanaman Serentak Jagung Hibrida di Lahan Kering Zona...

Kapolsek Selajambe Ikuti Kegiatan Penanaman Serentak Jagung Hibrida di Lahan Kering Zona 3 di Desa Gunungsirah Kecamatan Darma

POLRES KUNINGAN-Polsek Selajambe. Kuningan, Rabu 16 September 2026 – Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan Polres Kuningan, jajaran Polsek Zona 3 melaksanakan kegiatan Penanaman Serentak Jagung Hibrida di Lahan Kering (Non LBS) yang berlokasi di Blok Sawah Kulon, Dusun Kliwon, Desa Gunungsirah, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan. Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara Polri dan kelompok tani dalam memperkuat sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Kuningan. Penanaman dilakukan di lahan seluas 1,3 hektar dengan menggunakan benih jagung hibrida Asia Gold 77 yang dinilai memiliki produktivitas tinggi dan cocok ditanam pada lahan kering.

Kegiatan penanaman serentak ini dihadiri oleh jajaran Kapolsek yang tergabung dalam Zona 3 Polres Kuningan, yakni Kapolsek Darma AKP Farikin, S.M., Kapolsek Subang IPTU Suhandi, S.M., Kapolsek Selajambe IPTU Saefudin, Kapolsek Kadugede IPTU Wiyogi, S.E., serta anggota Polsek Zona 3. Turut hadir pula Ketua Kelompok Tani Serbaguna 2 bersama para petani yang menjadi mitra dalam pelaksanaan program ketahanan pangan tersebut. Kehadiran para Kapolsek bersama anggota di tengah masyarakat menunjukkan komitmen Polri untuk tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.

Pelaksanaan penanaman jagung hibrida berlangsung secara gotong royong dengan melibatkan seluruh peserta kegiatan. Setelah dilakukan pembukaan dan penyampaian tujuan kegiatan, para Kapolsek bersama anggota dan kelompok tani turun langsung ke lahan untuk melakukan penanaman benih jagung hibrida Asia Gold 77 secara simbolis dan dilanjutkan secara serentak di seluruh area tanam. Suasana kebersamaan tampak begitu kuat, mencerminkan semangat kolaborasi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menyukseskan program nasional di bidang ketahanan pangan.

Lahan yang digunakan dalam kegiatan ini merupakan lahan kering (Non LBS) di Blok Sawah Kulon, Dusun Kliwon, Desa Gunungsirah, dengan total luas penanaman mencapai 1,3 hektar. Pemanfaatan lahan non-LBS menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi lahan yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Dengan penggunaan varietas jagung hibrida Asia Gold 77, diharapkan hasil panen nantinya mampu memberikan produktivitas yang tinggi sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di wilayah Kabupaten Kuningan.

Kapolsek Selajambe IPTU Saefudin menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan penanaman jagung hibrida merupakan implementasi nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Polres Kuningan. Menurutnya, Polri tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam mendukung program-program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat dan pemerintah.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Serbaguna 2 menyambut baik pelaksanaan penanaman serentak tersebut. Menurutnya, dukungan dari jajaran Polres Kuningan melalui Polsek Zona 3 menjadi motivasi bagi para petani untuk semakin semangat mengembangkan sektor pertanian, khususnya budidaya jagung hibrida di lahan kering. Selain meningkatkan hasil produksi, kerja sama ini juga diharapkan mampu mempererat hubungan antara petani dan aparat kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman, produktif, dan sejahtera.

Seluruh rangkaian kegiatan Penanaman Serentak Jagung Hibrida Asia Gold 77 di Blok Sawah Kulon, Dusun Kliwon, Desa Gunungsirah, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui program Ketahanan Pangan Polres Kuningan ini, diharapkan pemanfaatan lahan kering seluas 1,3 hektar dapat memberikan hasil panen yang optimal, meningkatkan ketahanan pangan daerah, serta menjadi contoh sinergi positif antara Polri, kelompok tani, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan di Kabupaten Kuningan.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments