Home POLRI Menjalin Kedekatan Emosional Kepolisian dan Komunitas Warga Sindangsari

Menjalin Kedekatan Emosional Kepolisian dan Komunitas Warga Sindangsari

0
3

Keamanan lingkungan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud secara kokoh apabila dilandasi oleh rasa saling percaya antara institusi kepolisian dan masyarakat yang dilayaninya. Hubungan yang kaku atau berjarak justru dapat menjadi penghalang bagi terciptanya partisipasi warga dalam menjaga ketertiban umum di perdesaan. Menyadari hal tersebut, Polsek Garawangi terus mengembangkan pola sambang dialogis yang mengedepankan sentuhan kekeluargaan dan keterbukaan sikap. Melalui percakapan yang hangat di ruang publik, polisi hadir bukan sekadar sebagai penegak aturan, melainkan sebagai kawan dialog yang peduli pada keselamatan warga.

Kegiatan merajut kedekatan emosional ini dilaksanakan di wilayah Desa Sindangsari pada Rabu (16/9/2026), mulai pukul 10.00 WIB hingga tuntas. Jam dinas pada siang hari dipilih untuk menjangkau masyarakat yang sedang menjalani rutinitas harian di sepanjang jalur utama maupun area pemukiman desa. Desa Sindangsari menjadi salah satu titik fokus pembinaan teritorial guna memastikan pesan-pesan kepolisian dapat diterima dengan lapang dada oleh seluruh lapisan masyarakat. Kehadiran aparat kepolisian di jalanan desa memberikan rasa aman yang menenangkan bagi setiap warga yang berpapasan di lapangan.

Regu pelaksana yang diterjunkan ke lapangan diawaki oleh tiga personel piket Polsek Garawangi, yakni Aiptu Gun Gun R., Aipda M. H. Sandi, dan Aipda Iis Ismaeni. Ketiga personel melaksanakan tugas dengan sikap yang ramah, sopan, dan mengedepankan pendekatan humanis saat bertatap muka dengan warga binaan. Dari dokumentasi kegiatan dinas, tampak petugas kepolisian menepi di pinggir jalan raya desa untuk berdialog secara santai dengan warga pengendara motor di depan fasilitas pertokoan warga. Percakapan dua arah yang berlangsung santai di bahu jalan ini memperlihatkan bagaimana edukasi kamtibmas dapat disampaikan secara bersahabat tanpa memunculkan rasa canggung.

Dalam perbincangan tersebut, personel menyampaikan imbauan kamtibmas tentang langkah-langkah nyata untuk mengantisipasi terjadinya bahaya Karhutla di kawasan perdesaan. Petugas mengingatkan bahwa kelalaian kecil dalam membakar sampah atau membersihkan lahan dapat mengancam keselamatan tetangga sekitar dan kelestarian ekosistem perdesaan. Bersamaan dengan pesan mitigasi kebakaran lahan, petugas juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Terpeliharanya kerukunan dan rasa saling menghargai antarwarga diposisikan sebagai modal sosial terpenting dalam menangkal potensi kerawanan.

Personel piket juga mengingatkan warga agar tidak ragu untuk segera melapor kepada pihak yang berwajib jika menjumpai hal-hal mencurigakan atau terjadi peristiwa darurat di sekitarnya. Aparat meyakinkan bahwa setiap aduan dari masyarakat akan direspons secara cepat dan profesional demi menjamin rasa aman bersama. Keberanian warga dalam memberikan informasi dipandang sebagai bentuk kerja sama nyata yang sangat berharga bagi pelaksanaan tugas-tugas operasional kepolisian sektor. Hubungan kemitraan yang harmonis ini terus dipelihara agar ketenteraman perdesaan tetap terjaga dengan stabil.

Hasil pelaksanaan patroli dialogis di Desa Sindangsari mencatatkan situasi yang aman kondusif di seluruh penjuru desa hingga berakhirnya penugasan. Sambutan hangat dan sikap kooperatif dari para pengguna jalan menjadi bukti bahwa pola pendekatan humanis mampu menumbuhkan kesadaran tertib hukum secara alami di tengah masyarakat. Laporan pertanggungjawaban dinas ini kemudian disampaikan oleh Kapolsek Garawangi Iptu Endar Kuswanadi, S.E. secara tertulis kepada Kapolres Kuningan. Salinan dokumen laporan tersebut juga diteruskan kepada Wakapolres Kuningan dan Kabag Ops Polres Kuningan demi menjaga keterpaduan koordinasi operasional kepolisian resor.