Kuningan – Kebakaran yang melanda TPSA Desa Ciniru, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, merupakan peristiwa yang kerap terjadi dan berulang. Hal ini terlihat kembali pada pemantauan hari ketiga, Jumat, 14 Agustus 2026, pukul 17.00 WIB. Penyebab utamanya berasal dari gas metana yang muncul secara alami dari pembusukan tumpukan sampah yang mudah terbakar. Kondisi ini diperparah oleh suhu udara yang sangat panas akibat musim kemarau yang berkepanjangan, serta adanya unsur kelalaian manusia.
Kombinasi ketiga faktor ini membuat api mudah berkobar dan sulit sepenuhnya hilang dari dalam tumpukan sampah. Meskipun api di permukaan telah padam, panas dan gas metana yang tersimpan di dalamnya terus keluar dan dapat kembali menyala jika ditiup angin. Oleh karena itu, penanganan tidak cukup hanya dengan menyemprotkan air, melainkan harus menutup seluruh permukaan sampah dengan tanah agar suplai oksigen terputus.
Pihak berwenang menyadari bahwa diperlukan pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan agar peristiwa serupa tidak terus berulang di masa mendatang. Sementara itu, pemantauan dan penanganan tetap dilakukan secara maksimal. Kapolres Kuningan beserta jajaran dan Kapolsek Jalaksana turun langsung meninjau lokasi guna memahami penyebab dan memberikan arahan agar penanganan berjalan tepat sasaran.
Polres Kuningan, Kuningan, Kapolres Kuningan, Polda Jabar.










