
Lebakwangi – Sepak bola bukan hanya tentang pertandingan dan gol. Di Mako Polsek Lebakwangi Polres Kuningan, semangat olahraga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus menghadirkan ruang bagi masyarakat dan pelaku UMKM untuk bergerak bersama.
Hal tersebut terlihat dalam kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Persib Bandung versus Persebaya Surabaya yang digelar pada Kamis (6/8/2026) malam. Mulai pukul 19.30 WIB, warga berdatangan dan berkumpul bersama Kapolsek Lebakwangi Kompol Wawan Hernawan serta jajaran anggota Polsek Lebakwangi.
Suasana Mako Polsek Lebakwangi malam itu terasa seperti pesta rakyat. Polisi dan warga duduk berdampingan, menikmati pertandingan dalam balutan canda, tawa, dan sorak-sorai. Tidak ada sekat, semua larut dalam euforia sepak bola.
Di tengah keramaian tersebut, aktivitas masyarakat juga ikut bergerak. Kehadiran warga memberikan ruang bagi pelaku UMKM lokal, terutama sektor kuliner, untuk menawarkan berbagai produk kepada para penonton. Dari satu kegiatan sederhana, tumbuh kesempatan ekonomi bagi masyarakat.
Bagi Polsek Lebakwangi, kegiatan nobar menjadi lebih dari sekadar hiburan. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat silaturahmi, membangun komunikasi yang lebih dekat, sekaligus mendorong masyarakat untuk terus beraktivitas secara positif.
Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Lebakwangi memberikan arahan agar kegiatan bersama masyarakat dapat menjadi sarana memperkuat sinergitas, menjaga keamanan dan ketertiban, serta memberikan manfaat positif bagi warga.
Kapolsek Lebakwangi Kompol Wawan Hernawan mengatakan bahwa kebersamaan dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.
“Melalui nobar ini, kami ingin masyarakat dapat menikmati hiburan bersama dalam suasana yang aman dan nyaman. Kami juga berharap kegiatan yang melibatkan masyarakat seperti ini dapat memberikan ruang bagi UMKM lokal untuk terus berkembang,” ujar Kompol Wawan Hernawan.
Bagi warga, malam itu bukan sekadar menunggu gol dan merayakan kemenangan. Ada kebersamaan, silaturahmi, serta harapan agar kegiatan-kegiatan positif yang melibatkan masyarakat terus hadir di tengah lingkungan mereka.
Hingga pertandingan berakhir, kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Gol boleh dirayakan, tetapi kebersamaan adalah kemenangan yang sesungguhnya. Dari markas polisi, semangat kerakyatan tumbuh, UMKM bergerak, dan asa warga kembali menyala.








