Polres Kuningan Polda Jabar – Aktivitas masyarakat di penghujung hari pasar tradisional memerlukan kehadiran fisik aparat kepolisian guna mencegah niat jahat para pelaku kriminalitas lintas wilayah. Sinergi antara kepolisian dan pedagang menjadi benteng tangguh dalam menangkal segala bentuk gukamtibmas.
Patroli mobiling yang menyita perhatian publik kembali digelar untuk memastikan tidak ada celah bagi pelaku kejahatan konvensional, calo, maupun preman untuk melancarkan aksinya. Pengawasan intensif ini mencakup pemantauan situasi di area publik pada senin (03/08/2026).
Fokus pengamanan ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab oleh Aipda Johan Whyudi Andas bersama 2 anggota patroli kamtibmas polsek mandirancan sisir pasar pancur di desa sukasari, kontrol kamtibmas di area pasar, cegah aksi kejahatan dan calo serta premanisme. Pemeriksaan dilakukan secara cermat di titik-titik keramaian kios pedagang.
Melalui komunikasi dua arah yang terbangun akrab, petugas memberikan arahan kepada warga pasar mengenai pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap barang bawaan serta segera melapor jika mendapati gerak-gerik mencurigakan.
Pesan inti dari kegiatan tersebut disampaikan Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana. SE. yang menegaskan bahwa penindakan preventif terhadap aksi premanisme dan percaloan di pasar tradisional harus digalakkan demi menciptakan iklim perdagangan yang sehat. Beliau mengapresiasi keaktifan personel di lapangan.
Kebijakan pengamanan wilayah yang konsisten ini merupakan implementasi arahan dari Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama. S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana. SE. guna memastikan wilayah hukum Mandirancan steril dari aksi kejahatan, calo, serta premanisme.










