KUNINGAN – Kepedulian dan kerja sama seluruh unsur kembali terlihat dalam penanganan kebakaran lahan kosong yang terjadi di wilayah Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan. Peristiwa yang terjadi pada Kamis sore tersebut berhasil ditangani dengan cepat sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.
Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di Dusun Wage Desa Bandorasawetan dan area Blok Kliwon Desa Bandorasakulon. Asap yang muncul dari lokasi kejadian pertama kali diketahui oleh warga dan perangkat desa yang kemudian segera melakukan langkah koordinasi dengan instansi terkait.
Perangkat desa yang menerima informasi langsung menghubungi Polsek Cilimus dan UPT Damkar Kabupaten Kuningan. Respons cepat tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan dapat segera dilakukan sebelum api semakin membesar.
Mendapatkan laporan tersebut, anggota piket Polsek Cilimus langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, petugas melakukan pengecekan sekaligus membantu upaya pengamanan area sekitar kebakaran.
Kondisi lahan yang dipenuhi rerumputan dan semak kering membuat kobaran api cukup cepat menjalar. Situasi tersebut menjadi perhatian petugas karena berpotensi memperluas area yang terdampak apabila tidak segera ditangani.
Beberapa warga sekitar bersama perangkat desa berupaya melakukan pengendalian awal sambil menunggu kedatangan armada pemadam kebakaran. Kehadiran masyarakat dalam membantu penanganan menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Tidak lama kemudian, satu unit kendaraan pemadam kebakaran dari UPT Damkar Kabupaten Kuningan tiba di lokasi. Petugas segera melakukan penyemprotan ke titik-titik api yang masih aktif guna menghentikan penyebaran kobaran api.
Selain proses pemadaman, petugas juga melakukan pendinginan secara menyeluruh. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan dapat memicu kebakaran kembali setelah petugas meninggalkan lokasi.
Dalam proses penanganan tersebut, anggota Polsek Cilimus, Babinsa Koramil Cilimus, perangkat desa, serta warga masyarakat bahu-membahu membantu petugas pemadam kebakaran. Sinergi yang terjalin membuat proses pemadaman berjalan dengan efektif dan aman.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar 20 menit setelah proses penanganan dilakukan. Situasi di lokasi kemudian dinyatakan aman dan terkendali setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap area yang terbakar.
Berdasarkan hasil pendataan sementara, kebakaran menghanguskan lahan mati dengan luas sekitar 1.000 meter persegi. Tidak ditemukan korban jiwa maupun kerugian material akibat kejadian tersebut.
Menurut Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, SIK, MH melalui Kapolsek Cilimus AKP Mohamad Faisal, SH mengatakan bahwa sinergitas antarinstansi dan partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam setiap penanganan kejadian di lapangan sehingga risiko yang lebih besar dapat dicegah sedini mungkin.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar selalu menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada musim kemarau. Masyarakat diharapkan segera melaporkan apabila melihat adanya titik api atau kejadian yang berpotensi menimbulkan bencana.










