
Kutaraja – Memasuki era digital, siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dituntut tidak hanya memiliki keterampilan vokasi, tetapi juga karakter yang kuat, disiplin, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Semangat tersebut menjadi ruh pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMK Auto Matsuda yang digelar di Aula SMK Auto Matsuda, Desa Kutaraja, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, Senin (20/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kanit Propam Polsek Lebakwangi AIPTU Hasanudin, S.H. bersama Aipda Dadan Wardhana hadir sebagai narasumber untuk memberikan pembekalan kepada 180 siswa-siswi baru.
Materi yang disampaikan meliputi bahaya kenakalan remaja, pentingnya mematuhi tata tertib berlalu lintas, serta etika keselamatan berkendara sebagai bekal membangun karakter pelajar yang bertanggung jawab.
Dengan pendekatan yang komunikatif dan humanis, para peserta diajak memahami bahwa kreativitas harus berjalan beriringan dengan kedisiplinan.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media digital, generasi muda dituntut mampu memanfaatkan kemajuan tersebut untuk hal-hal positif, menjauhi perilaku menyimpang, serta menjadi pelopor keselamatan dan ketertiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Lebakwangi Kompol Wawan Hernawan, menegaskan bahwa pembinaan kepada pelajar merupakan investasi penting dalam menciptakan generasi yang unggul.
Pendidikan karakter, kepatuhan terhadap hukum, dan kesadaran berlalu lintas harus ditanamkan sejak dini agar para siswa tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Melalui kegiatan MPLS ini, Polsek Lebakwangi bersama SMK Auto Matsuda berkomitmen membangun sinergi dalam mencetak generasi SMK yang kreatif, tangguh, berkarakter, serta mampu bersaing di era digital tanpa meninggalkan nilai-nilai disiplin, etika, dan tanggung jawab sebagai bekal menuju Indonesia yang lebih maju.




