BerandaPOLRILangkah Cepat Kanit Binmas Polsek Mandirancan Potong Mata Rantai Geng Motor dan...

Langkah Cepat Kanit Binmas Polsek Mandirancan Potong Mata Rantai Geng Motor dan Knalpot Brong di SMK Budi Bhakti

Polres Kuningan Polda Jabar – Deteksi dini dan tindakan preventif terhadap potensi kerawanan sosial di lingkungan remaja menjadi fokus utama aparat penegak hukum dalam menjaga stabilitas wilayah. Dinamika kenakalan remaja di jalanan yang kian kompleks menuntut kepolisian untuk mengambil langkah proaktif dengan masuk ke lini-lini pendidikan guna memberikan benteng hukum yang kokoh. Antisipasi sejak dini dinilai jauh lebih efektif daripada penanganan hukum setelah terjadinya tindak pelanggaran atau kecelakaan.

Guna merealisasikan target pencegahan tersebut, institusi kepolisian mengerahkan perwira terbaiknya untuk melakukan intervensi edukatif secara langsung di lapangan. Petugas melakukan pemetaan masalah dan memberikan pemahaman mendalam mengenai konsekuensi hukum dari tindakan ugal-ugalan serta penggunaan komponen kendaraan yang melanggar aturan. Agenda strategis yang dikemas dalam kegiatan orientasi siswa baru ini dilaksanakan di lingkungan SMK Budi Bhakti Mandirancan pada hari Kamis, 16 Juli 2026.

Maksud utama dari penguatan mental berbasis edukasi hukum lalu lintas ini adalah untuk mengeliminasi potensi keterlibatan pelajar dalam jaringan geng motor serta menekan angka pelanggaran di jalan raya. Kepolisian berupaya membuka cakrawala berpikir para siswa agar mampu mengidentifikasi bahaya laten dari aksi balap liar dan konvoi tidak tertib. Melalui skema ini, sekolah diharapkan dapat bertransformasi menjadi area yang bersih dari kendaraan bising dan perilaku berkendara menyimpang.

Di podium kegiatan, Kanit Binmas Polsek Mandirancan Aipda Rosid, A.Md. membedah secara mendalam sanksi hukum bagi pengguna knalpot yang tidak sesuai standar, sekaligus memberikan panduan praktis berkendara yang aman. Sebanyak 210 peserta MPLS, dengan rincian 86 siswa laki-laki dan 124 siswi perempuan, diberikan peringatan keras akan dampak buruk dari bergabung dengan geng motor yang dapat merusak masa depan. Ia juga menekankan pentingnya penggunaan helm sebagai pelindung kepala yang mutlak wajib dipakai setiap berkendara.

Menyikapi hal tersebut, Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menyampaikan pesan intinya agar seluruh pelajar memperkuat fondasi kedisiplinan dan tidak mudah ikut-ikutan tren negatif di jalan raya yang merugikan kenyamanan publik. Beliau juga menggarisbawahi bahwa kesadaran bersama untuk mewujudkan Kamseltibcarlantas adalah tanggung jawab moral yang harus dipikul bersama oleh pihak sekolah, orang tua, dan kepolisian.

Kegiatan pembekalan yang dimulai sejak pukul 09.30 WIB ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang dinamis antara petugas dan para siswa baru. Respon positif dari para peserta menunjukkan tingginya tingkat pemahaman baru yang mereka peroleh mengenai pentingnya menjaga keselamatan di jalan raya. Dengan berakhirnya kegiatan ini, komitmen bersama untuk menjaga reputasi sekolah yang tertib, damai, dan patuh aturan berlalu lintas telah tertanam kuat di sanubari setiap siswa.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments