Polres Kuningan Polda Jabar – Mengabdi demi kebaikan masyarakat tidak hanya dilakukan di jalanan atau ruang interogasi, melainkan juga di atas panggung-panggung pendidikan di mana masa depan bangsa sedang ditempa. Semangat untuk menularkan energi positif dan nilai-nilai kebenaran menjadi motor penggerak bagi personel kepolisian untuk terus melangkah memberikan yang terbaik. Kehadiran sosok pelindung di tengah-tengah para pelajar baru menjadi inspirasi nyata tentang pentingnya integritas hidup sejak usia muda.
Semangat pengabdian inilah yang mendasari terlaksananya program pembinaan mental spiritual dan hukum bagi para tunas muda yang baru saja menginjakkan kaki di gerbang sekolah menengah. Dalam atmosfer yang penuh dengan optimisme, petugas kepolisian hadir untuk menyalurkan motivasi sekaligus menjadi kompas moral bagi para remaja agar tidak tersesat dalam pergaulan. Pertemuan yang sarat akan nilai-nilai edukasi dan inspirasi ini diselenggarakan di aula SMK Budi Bhakti Mandirancan pada hari Kamis, 16 Juli 2026.
Tujuan mendalam dari kegiatan yang menyentuh hati para pelajar ini adalah untuk menumbuhkan rasa percaya diri yang sehat serta kepedulian antarsesama di lingkungan sekolah yang baru. Pihak kepolisian ingin menanamkan prinsip bahwa menjadi keren tidak harus dengan cara melanggar hukum atau menindas sesama teman. Melalui kedekatan emosional ini, pesan-pesan moral yang disampaikan diharapkan dapat mengakar kuat dalam sanubari para siswa dan tecermin dalam perilaku keseharian mereka.
Dalam kesempatan emas tersebut, Kanit Propam Polsek Mandirancan Aiptu Munawan, S.H. memotivasi total 210 siswa-siswi baru yang terdiri dari 86 remaja laki-laki dan 124 remaja perempuan untuk berani berkata “tidak” pada narkoba. Beliau memaparkan betapa berharganya masa depan mereka jika tidak dirusak oleh zat-zat terlarang yang bisa menghancurkan diri sendiri serta keluarga. Lebih lanjut, ia juga menginspirasi para pelajar untuk menjadi agen perubahan yang menolak segala bentuk bullying, baik di dunia nyata maupun di media sosial.
Sejalan dengan hal tersebut, Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. memberikan pesan penting agar para siswa baru senantiasa menjaga solidaritas yang positif dan fokus mengejar prestasi akademis maupun non-akademis. Beliau mengingatkan bahwa masa depan Kabupaten Kuningan berada di tangan pemuda-pemudi yang bersih dari narkoba dan memiliki empati tinggi terhadap sesama, terbebas dari budaya perundungan.
Pertemuan inspiratif yang dimulai dari pukul 09.00 WIB hingga selesai ini ditutup dengan deklarasi bersama para siswa untuk menolak narkoba dan menghentikan perundungan. Pancaran semangat baru terlihat jelas dari wajah para peserta MPLS yang kini memiliki visi lebih jernih tentang masa depan mereka. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan sangat khidmat, aman, dan meninggalkan jejak inspirasi yang mendalam bagi seluruh warga sekolah.





