Polres Kuningan Polda Jabar – Menanggapi dinamika keamanan jalanan dan laporan masyarakat terkait kerawanan di sekitar fasilitas publik, respons cepat ditunjukkan oleh jajaran kepolisian dengan melakukan pemetaan wilayah rawan. Patroli preventif kini diarahkan ke kawasan pendidikan dasar guna memutus rantai niat dan kesempatan para pelaku kriminalitas yang kerap memanfaatkan kelengahan warga pada jam sibuk sekolah.
Tindakan pemantauan dan pengamanan di lapangan kali ini dikomandoi oleh Bhabinkamtibmas Polsek Mandirancan Desa Randobawagirang Bripka Iran Takdir. Di bawah instruksi berkala dari Polsek, Bripka Iran bergerak aktif menyambangi wilayah binaannya guna memastikan situasi keamanan di sekitar area publik tetap terkendali dengan baik. Kerja keras pertahanan wilayah yang menyasar kerumunan warga ini dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 15 Juli 2026, dari pagi hari sampai dengan selesai.
Kegiatan pembinaan berskala preventif ini dipusatkan di sekitar pelataran SDN Randobawagirang, Kabupaten Kuningan. Area parkir dan tunggu di sekolah dasar ini menjadi perhatian khusus petugas karena tingginya mobilitas warga yang datang membawa kendaraan bermotor untuk mengantar anak mereka.
Sasaran prioritas dalam operasi sambang ini meliputi mitigasi risiko kejahatan jalanan C3, pencegahan aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil, hingga pengawasan terhadap potensi gangguan geng motor dan balap liar di rute pemukiman. Petugas juga mengingatkan para ibu agar tidak memakaikan perhiasan mencolok pada anak-anak mereka karena dapat memicu niat jahat orang tidak bertanggung jawab serta menertibkan penggunaan knalpot bising di jalur sekolah.
Menyikapi jalannya operasi sambang tersebut, Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E., memberikan pesan inti bahwa kehadiran personel Polri di tengah aktivitas warga merupakan jaminan rasa aman yang nyata untuk melindungi generasi penerus bangsa. Kapolsek menginstruksikan agar Bhabinkamtibmas terus memperketat pengawasan dialogis demi mendeteksi dini setiap ancaman gangguan keamanan di pedesaan.
Capaian akhir dari pelaksanaan tugas ini menunjukkan keberhasilan yang memuaskan, ditandai dengan meningkatnya kesadaran ibu-ibu untuk selalu parkir di tempat aman dan mengunci ganda motor mereka saat mengantar anak. Melalui komitmen tanpa lelah ini, target utama untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Mandirancan berhasil dipertahankan.









