BerandaPOLRICiptakan Lingkungan Belajar Nyaman, Polsek Selajambe Gelar Sosialisasi Pencegahan Bullying di SMK...

Ciptakan Lingkungan Belajar Nyaman, Polsek Selajambe Gelar Sosialisasi Pencegahan Bullying di SMK Al Ihya

POLRES KUNINGAN- Polsek Selajambe. Dalam rangka mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan, Polsek Selajambe melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan Perundungan (Bullying) dan Kekerasan di Lingkungan Sekolah dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 16 Juli 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di SMK Al-Ihya Kecamatan Selajambe, Kabupaten Kuningan. Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya pembinaan kepada peserta didik baru agar mampu memahami pentingnya membangun karakter yang berakhlak, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai saling menghormati di lingkungan sekolah.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Selajambe yang diwakili oleh Kanit Samapta AIPTU Agus Tri, anggota Koramil Subang Kopda Agus, Wakasek SMK Al-Ihya Selajambe Khaerul Fikri, S.Kom., dewan guru beserta tenaga kependidikan SMK Al-Ihya Selajambe, serta sebanyak 66 siswa dan siswi peserta MPLS Tahun Ajaran 2026/2027. Kehadiran unsur TNI, Polri, dan pihak sekolah menjadi wujud nyata sinergitas dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, serta memiliki kesadaran hukum sejak dini.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari Wakasek SMK Al-Ihya Selajambe yang menyampaikan apresiasi kepada Polsek Selajambe dan Koramil Subang atas dukungan dalam memberikan edukasi kepada peserta didik baru. Selanjutnya, Kanit Samapta Polsek Selajambe menyampaikan materi mengenai pencegahan perundungan (bullying), kekerasan terhadap anak, serta edukasi tentang etika, kedisiplinan, dan pentingnya menjaga sikap saling menghormati di lingkungan sekolah. Setelah itu, materi dilanjutkan oleh anggota Koramil Subang yang memberikan motivasi mengenai pembentukan karakter, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab sebagai pelajar. Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif sebelum ditutup secara resmi.

Dalam penyampaian materinya, narasumber menekankan pemahaman mengenai pengertian dan berbagai bentuk perundungan yang sering terjadi di lingkungan sekolah, baik secara fisik, verbal, sosial, maupun melalui media digital. Para siswa juga diberikan penjelasan mengenai dampak negatif yang ditimbulkan akibat tindakan bullying, tidak hanya terhadap korban yang dapat mengalami trauma dan kehilangan rasa percaya diri, tetapi juga terhadap pelaku yang dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan hukum maupun tata tertib sekolah. Dengan pemahaman tersebut, diharapkan seluruh peserta didik mampu mengenali dan menghindari berbagai bentuk tindakan perundungan sejak dini.

Selain itu, narasumber mengajak seluruh peserta didik untuk senantiasa menumbuhkan sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, memperkuat rasa toleransi, serta membangun komunikasi yang baik dengan teman maupun guru. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan serta mekanisme pelaporan apabila mengetahui atau mengalami tindakan perundungan di lingkungan sekolah. Penekanan tersebut bertujuan agar setiap siswa memiliki keberanian untuk melaporkan tindakan yang menyimpang serta tidak menjadi pelaku maupun membiarkan terjadinya bullying di sekitarnya.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian penting dari pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang bertujuan membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan, budaya, serta aturan sekolah. Melalui pemberian materi mengenai bahaya perundungan dan kekerasan, diharapkan para siswa memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan edukasi kepada seluruh warga sekolah mengenai pentingnya peran guru, orang tua, dan siswa dalam membangun lingkungan pendidikan yang kondusif bagi tumbuh kembang peserta didik.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Terjalin sinergi yang baik antara Polsek Selajambe, Koramil Subang, dan pihak SMK Al-Ihya Selajambe dalam mendukung pembinaan karakter generasi muda serta mencegah terjadinya perundungan dan kekerasan di lingkungan sekolah. Diharapkan melalui kegiatan ini, para peserta didik mampu menerapkan nilai-nilai disiplin, saling menghormati, dan kepedulian terhadap sesama sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman, harmonis, dan kondusif bagi proses belajar mengajar. Apabila terdapat perkembangan lebih lanjut, akan dilaporkan kembali sesuai ketentuan yang berlaku.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments