BerandaPOLRIPolsek Cilimus Lakukan Pengamanan dan Pendataan Pasca Kebakaran Kandang Ayam di Sangkanmulya

Polsek Cilimus Lakukan Pengamanan dan Pendataan Pasca Kebakaran Kandang Ayam di Sangkanmulya

Peristiwa kebakaran yang menghanguskan sebuah kandang ayam di Dusun 3 Cantilan, Desa Sangkanmulya, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, pada Sabtu dini hari (11/7/2026), menyisakan duka mendalam bagi pemilik peternakan. Selain menyebabkan kerugian materi yang besar, kebakaran tersebut juga memusnahkan ribuan ekor ayam yang berada di dalam kandang saat kejadian berlangsung.

Kandang ayam yang terbakar diketahui merupakan milik Usman Nurhidayat, warga Desa Karangmuncang. Bangunan peternakan tersebut selama ini digunakan untuk kegiatan pembesaran anak ayam yang memerlukan perhatian khusus, terutama dalam menjaga kestabilan suhu lingkungan agar proses pertumbuhan ternak dapat berlangsung dengan optimal.

Dalam kegiatan operasional sehari-hari, kandang tersebut menggunakan sejumlah fasilitas penunjang, termasuk lima unit brooder berbahan bakar briket batu bara yang berfungsi sebagai alat pemanas. Sistem pemanasan tersebut telah digunakan sejak sore hari sebagai bagian dari prosedur pemeliharaan rutin terhadap anak ayam yang masih rentan terhadap perubahan suhu.

Berdasarkan keterangan para pekerja yang berada di lokasi, seluruh aktivitas peternakan berjalan normal hingga malam hari. Para pekerja secara berkala melakukan pengecekan terhadap kondisi kandang, memastikan ketersediaan pakan, serta memantau kinerja alat pemanas agar tetap berfungsi sesuai kebutuhan.

Sekitar pukul 21.00 WIB dilakukan penyalaan alat pemanas tambahan guna mempertahankan suhu kandang selama malam hingga dini hari. Pada saat itu tidak ditemukan adanya kerusakan maupun indikasi gangguan yang dapat menimbulkan potensi kebakaran sehingga aktivitas peternakan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Namun sekitar pukul 01.00 WIB, salah seorang pekerja bernama Heri melihat percikan api yang berasal dari area alat pemanas. Percikan tersebut dengan cepat berubah menjadi kobaran api yang membakar bagian kandang. Dalam hitungan menit, api terus membesar dan menjalar ke berbagai bagian bangunan.

Para pekerja yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya. Mereka juga berusaha menyelamatkan aset peternakan yang masih memungkinkan untuk dipindahkan. Akan tetapi, besarnya kobaran api dan cepatnya penyebaran api membuat upaya tersebut tidak mampu menghentikan kebakaran.

Kondisi angin yang cukup kencang turut memperparah situasi. Api dengan mudah menjalar ke seluruh bagian kandang yang sebagian besar berisi material mudah terbakar. Warga sekitar yang mengetahui adanya kebakaran segera berdatangan untuk memberikan bantuan dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait.

Laporan yang diterima aparat desa kemudian diteruskan kepada Polsek Cilimus dan UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Kuningan. Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota piket Polsek Cilimus langsung menuju lokasi guna melakukan tindakan awal dan membantu proses penanganan kebakaran.

Sesampainya di lokasi kejadian, petugas kepolisian segera melakukan pengamanan area, membantu pengaturan masyarakat yang berada di sekitar lokasi, serta memastikan proses pemadaman dapat berjalan dengan lancar. Kehadiran petugas juga bertujuan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama proses penanganan berlangsung.

Dua unit mobil pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kemudian melakukan penyemprotan secara intensif pada titik-titik api yang masih menyala. Setelah berjibaku selama beberapa jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan kobaran api sekitar pukul 03.45 WIB. Selanjutnya dilakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa.

Menurut Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, SIK, M.Si melalui Kapolsek Cilimus AKP Mohamad Faisal, SH mengatakan bahwa setelah proses pemadaman selesai, pihak kepolisian langsung melakukan pendataan kerugian serta meminta keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui secara langsung kronologi kejadian. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran yang terjadi.

Akibat kebakaran tersebut, bangunan kandang berukuran 8 x 50 meter, sekitar 11.000 ekor ayam, mesin pemanas, instalasi listrik, serta persediaan pakan habis terbakar. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp460 juta. Meskipun kerugian yang dialami cukup besar, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan situasi keamanan di wilayah hukum Polsek Cilimus tetap aman serta kondusif

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments