BerandaPOLRITangkal Penipuan Transaksi Digital: Langkah Taktis Personel Polsek Mandirancan Edukasi Kasir Minimarket...

Tangkal Penipuan Transaksi Digital: Langkah Taktis Personel Polsek Mandirancan Edukasi Kasir Minimarket Terhadap Modus Bukti Transfer Palsu

Polres Kuningan Polda Jabar – Evolusi sistem pembayaran dari tunai beralih ke transaksi digital seperti QRIS maupun dompet elektronik di gerai retail modern memicu lahirnya modus kejahatan siber berskala mikro. Pelaku kejahatan sering kali memanfaatkan kelengahan kasir dengan menunjukkan tangkapan layar (screenshot) bukti transfer palsu yang telah dimanipulasi melalui aplikasi penyunting gambar. Oleh karena itu, pembekalan literasi digital bagi karyawan toko menjadi hal yang mendesak untuk disosialisasikan.

Aksi proteksi ini diformulasikan secara khusus untuk melindungi para pelaku usaha retail dari kerugian finansial akibat ulah sindikat penipu berbasis digital jalanan yang marak akhir-akhir ini. Melalui edukasi langsung di meja transaksi, kepolisian optimis mampu memutus mata rantai manipulasi keuangan di tingkat hulu perniagaan warga. Agenda pembekalan literasi dan penguatan kamtibmas ini dilaksanakan pada Minggu, 5 Juli 2026.

Dalam pelaksanaannya di lapangan, Ka SPKT 2 Polsek Mandirancan Aiptu Juro bersama Aipda Sonita dan Brigpol Singgih merapat ke meja-meja transaksi minimarket guna melakukan asistensi teknis pengamanan. Petugas mengamati tata cara verifikasi pembayaran nontunai yang diterapkan oleh manajemen swalayan guna memberikan masukan perbaikan sistem.

Petugas kepolisian kemudian menggelar forum diskusi dialogis dengan karyawan minimarket yang ada di kecamatan mandirancan yang memegang kendali mesin kasir elektronik harian. Petugas mengingatkan kasir untuk selalu melakukan pengecekan saldo masuk secara berkala pada aplikasi mutasi rekening internal toko sebelum menyerahkan barang belanjaan pembeli.

Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. sampaikan pesan kamtibmas agar para karyawan selalu teliti, waspada, dan jangan lengah saat memvalidasi kode transaksi digital dari konsumen, serta tidak mudah percaya pada profil pembeli yang terkesan terburu-buru. Beliau menegaskan bahwa ketelitian staf toko adalah kunci utama dalam menangkal segala bentuk modus penipuan modern.

Kegiatan edukasi taktis digital ini ditutup dengan situasi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif tanpa ditemukan adanya kendala transaksi di lapangan. Berkat edukasi preventif dari jajaran Polsek Mandirancan, para kasir swalayan kini memiliki kewaspadaan ganda yang siap menangkal segala bentuk modus penipuan konvensional maupun digital.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments