Polres Kuningan Polda Jabar – Memutus mata rantai potensi kenakalan remaja dan gangguan kamtibmas sebelum berkembang menjadi ancaman nyata adalah komitmen mutlak yang terus dipegang teguh oleh jajaran kepolisian. Bergerak taktis, Bhabinkamtibmas Polsek Mandirancan melakukan pendekatan persuasif dengan menyisir kantong-kantong aktivitas kepemudaan demi memastikan situasi wilayah tetap terkendali.
Langkah preventif ini diambil sebagai respons terhadap pentingnya merangkul generasi muda ke arah kegiatan yang positif, mandiri, dan bernilai ekonomis tinggi. Kegiatan pengawasan melekat yang dibalut jalinan kemitraan ini dilaksanakan secara dialogis dan berjalan lancar pada hari Rabu (10/06/2026).
Fokus pergerakan yang dijalankan oleh Aipda Johan ini diarahkan langsung pada pusat kreativitas pemuda desa. Petugas menyambangi area budidaya dan pembesaran ikan lele sistem kolam terpal milik Karang Taruna Tunas Bangsa yang berlokasi di wilayah hukum Desa Pakembangan, Kecamatan Mandirancan.
Melalui metode obrolan santai, personel kepolisian memberikan wejangan kamtibmas agar para remaja terhindar dari bahaya narkoba, minuman keras, hingga aksi balap liar yang meresahkan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di lokasi budidaya ini menjadi bukti bahwa polisi siap mengawal keamanan dari hulu hingga ke hilir aktivitas masyarakat.
Pada sela-sela kegiatan, Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menegaskan pesan inti agar seluruh lapisan pemuda memperkuat kembali sistem keamanan lingkungan dan menjadi pelopor ketertiban dengan memanfaatkan waktu luang untuk hal produktif serta menjauhi pelanggaran hukum.
Di akhir kegiatan, Sdr. Andri selaku Ketua Karang Taruna Tunas Bangsa menyampaikan apresiasi mendalam dan ucapan terima kasih atas masukan berharga kepolisian dalam memajukan ekonomi masyarakat melalui budidaya lele tersebut. Polsek Mandirancan memastikan akan terus mendampingi sektor-sektor usaha pemuda demi terciptanya stabilitas wilayah.








