KUNINGAN – Guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam hari, Polsek Cilimus Polres Kuningan melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) melalui patroli dialogis di wilayah Desa Sangkanurip, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, Kamis malam (11/06/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah preventif dalam mengantisipasi berbagai bentuk gangguan kamtibmas yang berpotensi terjadi di lingkungan masyarakat. Fokus patroli meliputi pencegahan tindak pidana Curat, Curas, dan Curanmor (C3), aksi balap liar, geng motor, serta gangguan keamanan lainnya.
Patroli dilaksanakan oleh personel Polsek Cilimus yakni AIPTU Candra Nur dan AIPTU Asep Sudaryanto, S.H. yang menyambangi sejumlah titik pemukiman dan lokasi yang dianggap memiliki potensi kerawanan gangguan kamtibmas.
Dalam pelaksanaannya, petugas mengedepankan pendekatan humanis dengan berdialog secara langsung bersama warga. Melalui komunikasi yang baik, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.
Petugas juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kendaraan yang diparkir di halaman rumah serta memastikan pintu dan jendela rumah dalam kondisi terkunci saat malam hari.
Selain itu, masyarakat diajak untuk tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan sekitar.
Kehadiran anggota kepolisian di tengah masyarakat pada malam hari mendapat sambutan positif dari warga. Mereka mengaku merasa lebih tenang dengan adanya patroli rutin yang dilakukan secara berkelanjutan.
Melalui patroli dialogis tersebut, hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat juga semakin terjalin dengan baik. Komunikasi yang terbangun menjadi sarana efektif untuk menyerap informasi terkait kondisi keamanan wilayah.
Menurut Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Cilimus AKP Mohamad Faisal, S.H., mengatakan bahwa patroli dialogis merupakan salah satu strategi kepolisian dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mencegah munculnya potensi gangguan kamtibmas.
Beliau menjelaskan bahwa partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan lingkungan karena keberhasilan pemeliharaan kamtibmas membutuhkan sinergi yang kuat antara Polri dan warga.
Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap kondisi keamanan di lingkungan masing-masing dan mampu menjadi pelopor terciptanya situasi yang aman serta kondusif.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol.



