Polres Kuningan Polda Jabar – Pengetahuan yang baik tentang hukum dan keamanan merupakan perisai terbaik bagi masyarakat agar tidak menjadi korban maupun pelaku kejahatan. Oleh karena itu, edukasi dan penyuluhan tanpa henti menjadi agenda prioritas kepolisian dalam membangun masyarakat yang cerdas, berani, dan sadar hukum di tempat umum.
Tugas mulia pencerdasan ini diemban oleh Bhabinkamtibmas Polsek Mandirancan yang melaksanakan patroli dialogis satu hari pasca hari raya Idul Adha dengan metode pendekatan yang santun. Kegiatan edukatif ini dilangsungkan di kawasan pertokoan minimarket Desa Sukasari bersama para pemuda setempat pada Kamis, 28 Mei 2026.
Materi-materi seputar pencegahan penyakit masyarakat dan langkah hukum menghadapi premanisme disampaikan secara gamblang oleh petugas kepolisian. Di bawah pimpinan Aiptu Mohamad Sandi bersama Bripka Irfan, warga diajak pada siang itu untuk tidak memberikan ruang bagi para calo yang ingin meraup keuntungan sepihak.
Upaya preemtif ini dinilai sangat efektif untuk menekan angka kriminalitas jalanan langsung dari hulu perkampungan. Dengan masyarakat yang memiliki pemahaman situasi dan keberanian yang baik, maka lingkungan dengan sendirinya akan menolak segala bentuk tindakan intimidasi dari kelompok preman.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. memberikan pesan inti bahwa benteng pertahanan terbaik sebuah bangsa dan daerah dimulai dari ketahanan keluarga serta desa yang sadar akan pentingnya hukum dan ketertiban.
Rangkaian penyuluhan yang berlangsung interaktif di teras minimarket ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjaga kebersihan dari aksi pemerasan. Polsek Mandirancan berharap edukasi ini dapat diimplementasikan secara nyata demi kenyamanan warga yang sedang beraktivitas maupun beristirahat.




