Polres Kuningan Polda Jabar – Menanggapi potensi kerawanan tindak kejahatan dan kemacetan pada waktu menjelang libur panjang Idul Adha, Polsek Mandirancan memperketat intensitas pengawasan di objek vital. Langkah ini diambil sebagai tindakan preventif murni guna memastikan tidak ada ruang kelengahan yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku kriminal untuk mengganggu kenyamanan publik.
Petugas kepolisian melakukan pemantauan intensif terhadap setiap pergerakan orang dan kendaraan yang masuk ke kawasan pusat pengisian bahan bakar pada jam-jam sibuk. Kegiatan patroli siang yang berjalan dengan tingkat kewaspadaan maksimal ini dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 26 Mei 2026 sekira pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai.
Zonasi pengamanan wilayah hukum hari ini difokuskan di area SPBU Mandirancan dengan mengedepankan taktik patroli stasioner dan dialogis yang menyentuh langsung elemen pekerja lapangan. Interaksi dilakukan bersama pengawas SPBU guna menyelaraskan pola informasi terkait perkembangan situasi pasokan bahan bakar di jalur tersebut.
Giat kepolisian yang menuntut kesiapan fisik dan mental ini diawaki secara profesional oleh Kasium Polsek Mandirancan Aiptu Tatang Sentany bersama anggota patroli jajaran. Kehadiran para personel berseragam lengkap ini di lapangan seketika memberikan dampak jaminan keamanan yang tinggi bagi warga yang mengantre maupun yang mengelola bisnis ritel energi tersebut.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menyampaikan pesan inti agar para pemilik kendaraan tidak merokok atau menggunakan ponsel saat berada di area dispenser bbm. Kapolsek juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah terpancing emosi apabila terjadi antrean panjang, serta menjauhi tindakan yang berbenturan dengan hukum.
Sinergitas penjagaan di jalur utama yang dipelihara oleh Aiptu Tatang Sentany bersama anggota terbukti ampuh mempertahankan kondusifitas wilayah menjelang perayaan qurban. Polsek Mandirancan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal ketentraman masyarakat secara berkesinambungan melalui patroli objek vital yang konsisten.









