Polres Kuningan Polda Jabar – Duduk bersama demi kepentingan khalayak banyak, Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. bersama unsur Tiga Pilar memperkokoh koordinasi dalam rapat teknis Pemerataan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk menyukseskan program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan yang bertempat di Pendopo Kecamatan Mandirancan ini memperlihatkan soliditas aparat negara dalam mengawal hajat hidup masyarakat desa binaan.
Melalui komunikasi vertikal dan horizontal yang dibangun dalam pertemuan ini, diharapkan tidak ada celah terjadinya tumpang tindih data pembagian jatah makanan gratis di masa mendatang. Pengawasan ketat sejak dini sengaja dilakukan agar program berjalan transparan tanpa hambatan berarti, yang dilaksanakan pada hari Senin tanggal 25 Mei 2026 sekira pukul 10.30 wib s.d selesai.
Penataan ulang alokasi ini dirasa sangat krusial dalam rangka pemerataan KPM program MBG di Kecamatan Mandirancan pasca berdirinya fasilitas dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) baru di Desa Randobawailir. Penambahan jangkauan ini memperkuat komitmen pelayanan wilayah, di mana sampai dengan saat ini jumlah dapur SPPG yang ada di Kecamatan Mandirancan berjumlah 5 dapur SPPG.
Pertemuan ini dihadiri penuh oleh Camat Mandirancan bapak Sri Waluya Suparman, S.Pd., M.Pd., Sekmat Mandirancan bapak Hary Subrata, S.E., M.Si., perwakilan UPTD Dalduk bapak Dikdik dan Ibu Tika, Kasi Trantib bapak Ade F., serta karyawan kantor kecamatan. Serta tidak ketinggalan para pimpinan dapur gizi, yaitu Kepala SPPG Yayasan Miftahul Ulum bapak M. Anjar, Kepala SPPG Yayasan Fadhila Nuha bapak Heru, Kepala SPPG Yayasan Garuda Yaksa bapak Ghiffari, Kepala SPPG Yayasan Miftahus Sa’adah bapak Akmal Purnomo, dan Kepala SPPG Yayasan Berkah Iman Nafian bapak Fajar Muharam.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menitipkan pesan inti agar seluruh pengelola dapur gizi memperketat pengawasan teknis dan menjaga kualitas mutu makanan bergizi secara maksimal. Pihak kepolisian menekankan agar makanan yang disajikan benar-benar steril, tidak basi, kuota penerima disesuaikan anjuran pemerintah, serta tidak melakukan tindakan melawan hukum dalam pengelolaannya.
Melalui sinergitas lintas sektoral yang kuat ini, diharapkan keberlangsungan program Makanan Bergizi Gratis di Kecamatan Mandirancan dapat menjadi percontohan bagi wilayah lain. Jajaran Polsek Mandirancan berkomitmen memantau jalannya distribusi pangan ini agar tepat waktu dan tepat sasaran demi terwujudnya masyarakat yang sehat seutuhnya.









