Polres Kuningan Polda Jabar – Menghadirkan rasa aman dan kenyamanan bagi warga desa yang sedang menghadapi dampak bencana alam merupakan bagian dari komitmen pelayanan Polsek Mandirancan. Gangguan pada akses jalan desa akibat pohon tumbang pasca-hujan angin memerlukan tindakan pemulihan yang cepat dari aparat kepolisian agar mobilitas warga tidak terisolasi. Pendekatan yang tanggap dan komunikatif dengan masyarakat sekitar menjadi modal penting keberhasilan penanganan di lapangan.
Aksi nyata pelayanan publik ini dijalankan oleh Ka SPKT 2 Polsek Mandirancan Aiptu Juro Jauhari, S.H., bersama tiga rekan sejawatnya, Aiptu Taufik, Aipda Sonita, dan Brigpol Singgih, S.H. Mereka turun langsung ke area pemukiman yang berbatasan dengan jalur utama untuk membersihkan sisa-sisa reruntuhan pohon yang membahayakan. Kegiatan sosial-kemanusiaan ini ditunaikan dengan penuh keikhlasan pada hari Senin, 18 Mei 2026.
Sambil membersihkan area jalan, personel kepolisian juga membuka ruang komunikasi dengan warga desa setempat yang ikut menyaksikan proses evakuasi di lokasi kejadian. Kehadiran polisi berseragam di tengah kegelapan malam memberikan ketenangan psikologis bagi warga sekitar yang sempat cemas akan potensi bahaya susulan. Petugas mengimbau warga untuk tetap berada di tempat yang aman selama proses pembersihan.
Di samping melakukan evakuasi fisik, pengaturan arus lalu lintas juga dijalankan secara intensif oleh anggota guna memastikan tidak ada kendaraan yang terjebak di area kerja evakuasi. Petugas dengan sabar mengarahkan para pengguna jalan agar mengurangi kecepatan demi keselamatan para personel yang sedang bekerja memotong kayu di aspal. Langkah penertiban ini efektif menjaga kondusifitas lalin.
Pada kesempatan itu pula, Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E., menitipkan pesan inti bahwa kesiapsiagaan berbakti kepada masyarakat dalam penanganan bencana desa merupakan cerminan dari Polri yang Presisi dan selalu siap melindungi warga dalam kondisi apa pun. Beliau menegaskan bahwa pelayanan publik tidak boleh terhenti oleh kendala cuaca buruk.
Rasa kebersamaan yang kuat antara petugas dan warga membuat proses pembersihan material pohon tumbang berjalan dengan sangat lancar dan aman. Akses penghubung antar-desa di Jalan Raya Cimalati kini telah pulih total dan dapat digunakan kembali oleh masyarakat dengan nyaman. Pelaksanaan giat tanggap bencana ini pun berakhir dalam situasi yang kondusif.









