Polres Kuningan Polda Jabar – Menindak tegas segala bentuk aksi premanisme, balap liar, dan aktivitas geng motor yang meresahkan kenyamanan publik menjadi atensi utama aparat penegak hukum. Di tengah komitmen menjaga stabilitas kamtibmas, deteksi dini dan penindakan preventif di lapangan terus dioptimalkan tanpa memberi celah sedikit pun bagi pelaku kejahatan.
Kesiapan sarana taktis dan ketangkasan personel Unit Patroli dipastikan berada dalam performa tertinggi saat menyisir kawasan pertokoan yang rawan gangguan ketertiban. Pengawasan intensif menyasar area publik guna mempersempit ruang gerak oknum yang mencoba melakukan pemerasan, Kamis, 14 Mei 2026.
Petugas kepolisian memberikan peringatan keras kepada oknum-oknum yang mencoba melakukan pungutan liar berkedok uang keamanan di area parkir minimarket. Polsek Mandirancan menegaskan tidak ada tempat bagi premanisme di wilayah hukumnya.
Selain masalah pemerasan, antisipasi pergerakan geng motor yang kerap memicu tawuran dan balap liar pada malam hari juga menjadi fokus penyisiran petugas. Pengawasan ketat diberlakukan pada jam-jam rawan kriminalitas.
Mewakili instruksi komando, Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menegaskan bahwa kepolisian akan menindak tegas secara hukum siapa saja yang kedapatan mengganggu ketertiban umum. Beliau berpesan agar para juru parkir tetap bekerja sesuai aturan, menolak intimidasi preman, serta selalu bersinergi dengan aparat penegak hukum.
Pergelaran patroli represif-preventif yang konsisten ini diharapkan mampu menciptakan efek jera yang nyata bagi para pelaku pelanggaran hukum. Rasa aman dan kenyamanan warga masyarakat menjadi harga mati yang akan terus diperjuangkan oleh kepolisian.









