Polres Kuningan Polda Jabar – Ketika sebagian besar warga tengah terlelap dalam mimpinya, deru mesin kendaraan patroli Polsek Mandirancan tetap setia membelah sunyi. Kehadiran personel kepolisian di jam-jam rawan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah misi suci untuk memastikan setiap jengkal wilayah tetap dalam dekapan rasa aman dan jauh dari gangguan kamtibmas.
Langkah kaki sang Bhayangkara terus bergerak mobile menyambangi titik-titik yang dianggap rentan terhadap aksi kriminalitas di pelosok wilayah. Kegiatan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) ini dilaksanakan dengan penuh kewaspadaan pada Rabu dini hari, 13 Mei 2026.
Sasaran utama dalam operasi senyap ini meliputi berbagai objek vital, mulai dari institusi pendidikan atau sekolah hingga pusat perkantoran yang ditinggalkan penghuninya saat malam hari. Petugas melakukan pengecekan secara detail pada pintu-pintu gerbang dan titik akses guna memastikan tidak ada celah bagi pelaku kejahatan untuk beraksi.
Pergerakan petugas kemudian berlanjut hingga ke titik perbatasan wilayah, tepatnya di Simpang Tiga Pakembangan. Langkah ini diambil sebagai strategi “penyaringan” guna mencegah masuknya pelaku kejahatan dari luar daerah yang mencoba menyusup ke wilayah hukum Mandirancan.
Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menyampaikan pesan inti bahwa kehadiran Polri di jam-jam krusial adalah kunci utama untuk menekan niat dan kesempatan para pelaku kriminal. Beliau menegaskan bahwa pengawasan di area sekolah dan perkantoran sangat penting untuk menjaga aset negara dan fasilitas publik.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. menyatakan bahwa patroli dini hari akan terus diintensifkan demi menjamin marwah keamanan di wilayah hukum Kabupaten Kuningan tetap terjaga.









