Polres Kuningan Polda Jabar – Menghadapi ancaman geng motor yang kerap beraksi di malam hari, Polsek Mandirancan menurunkan personel terbaiknya untuk melakukan blokade kamtibmas di area strategis. Langkah berani ini menjadi pernyataan tegas bahwa Mandirancan bukanlah wilayah yang aman bagi siapa pun yang ingin merusak kedamaian warga melalui aksi tawuran maupun balap liar.
Aiptu Tatang bersama Aipda Rosid berdiri siaga sebagai benteng pertahanan terakhir keamanan di Simpang Tiga Fajar Mandirancan. Aksi penjaminan keamanan wilayah yang sangat vital ini dilaksanakan pada Minggu malam, 10 Mei 2026.
Setiap pergerakan motor dengan suara bising dipantau ketat agar tidak memancing kelompok lain untuk melakukan aksi serupa di jalanan protokol. Petugas berdiri sigap dengan perlengkapan dinas, menunjukkan wibawa Polri sebagai institusi yang berkuasa penuh atas ketertiban umum di wilayah Kuningan.
Kehadiran sosok pimpinan seperti Kasium di lapangan membuktikan bahwa Polsek Mandirancan tidak pernah main-main dalam urusan keselamatan rakyat. Langkah heroik ini diapresiasi oleh banyak pihak sebagai bentuk keseriusan Polri dalam memberantas penyakit masyarakat di jalanan.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E., menekankan bahwa keamanan wilayah adalah harga mati dan setiap bentuk gangguan terhadap ketertiban umum akan dihadapi dengan tindakan tegas.
Simpang Tiga Fajar tetap dalam keadaan steril dan kondusif berkat pengabdian personel kepolisian sepanjang malam. Polsek Mandirancan akan terus melakukan pengamanan ketat demi menjaga wilayah hukumnya sebagai zona bebas kriminalitas.










