Polres Kuningan Polda Jabar – Menutup rapat setiap celah bagi para pelaku kriminalitas, jajaran Polsek Mandirancan berdiri tegap menantang sunyinya dini hari. Kehadiran personel di lingkungan pendidikan bukan sekadar patroli biasa, melainkan sebuah pernyataan tegas bahwa tidak ada ruang bagi siapa pun yang berniat merusak atau menjarah fasilitas pendidikan di wilayah hukum Mandirancan.
Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana memimpin langsung 4 personel tangguh dalam patroli KRYD dengan fokus pengamanan sarana pendidikan. Langkah perlindungan aset negara ini dilaksanakan dengan penuh kewaspadaan pada hari Minggu, 10 Mei 2026.
SMPN 2 Mandirancan yang menjadi titik pantau utama disisir dengan sangat teliti, mulai dari area perkantoran hingga laboratorium komputer. Petugas memastikan bahwa pintu dan jendela gedung sekolah dalam keadaan terkunci rapat guna mengantisipasi aksi pencurian dengan pemberatan (Curat).
Aksi sigap ini terbukti efektif membuat para pelaku kejahatan yang sering mengincar aset elektronik sekolah urung melancarkan aksinya. Sorot lampu senter petugas yang menembus kegelapan sekolah menjadi bukti bahwa Polri selalu siaga menjaga aset bangsa meski di waktu warga terlelap.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E., menegaskan bahwa patroli dini hari di sekolah-sekolah adalah upaya preventif untuk memutus ruang gerak pelaku C3, sehingga proses belajar mengajar siswa nantinya tidak terganggu oleh hilangnya fasilitas sekolah.
Kegiatan patroli dini hari tersebut berakhir dengan situasi lingkungan sekolah yang tetap aman dan kondusif. Polsek Mandirancan berkomitmen untuk terus menjaga integritas wilayahnya sebagai zona yang aman dari segala bentuk ancaman kriminalitas malam.









