Polres Kuningan Polda Jabar – Menjaga stabilitas keamanan bukan hanya tentang jalanan raya, melainkan juga tentang melindungi fasilitas pendidikan yang menyimpan masa depan generasi penerus. Polsek Mandirancan menyadari bahwa sekolah seringkali menjadi incaran empuk bagi pelaku kejahatan di saat aktivitas belajar mengajar berhenti dan malam mulai menyelimuti wilayah hukumnya.
Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana memimpin langsung 4 personel tangguh dalam patroli KRYD dengan fokus menyambangi obyek vital dan sarana pendidikan. Langkah preventif ini dilakukan dengan menyisir area sekolah secara mendalam pada hari Sabtu, 9 Mei 2026.
Salah satu titik fokus utama adalah SMUN 1 Mandirancan, di mana petugas melakukan pengecekan menyeluruh terhadap pintu, pagar, dan sudut-sudut bangunan. Kehadiran polisi di area sekolah ini bertujuan untuk mempersempit ruang gerak pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat).
Dalam kesempatan tersebut, petugas melakukan dialog intensif dengan penjaga sekolah yang sedang bertugas. Petugas memberikan arahan teknis mengenai pola pengamanan mandiri dan cara melaporkan hal-hal mencurigakan secara cepat melalui saluran komunikasi kepolisian.
Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E., menegaskan bahwa perlindungan terhadap sarana pendidikan adalah prioritas guna mencegah aksi C3, sehingga aset digital dan fasilitas belajar siswa tetap aman dari jarahan pelaku kejahatan.
Kegiatan patroli ini membuahkan ketenangan bagi pihak sekolah dan warga sekitar yang merasa aset desanya dijaga dengan baik. Polsek Mandirancan berkomitmen untuk terus menjadikan sekolah sebagai zona aman yang bebas dari segala bentuk gangguan kamtibmas malam hari.









