Polres Kuningan Polda Jabar – Upaya preventif melalui penguatan patroli wilayah terus digalakkan guna menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Gukamtibmas). Pengawasan di jalur perbatasan desa menjadi strategi taktis dalam menghalau masuknya pengaruh negatif dari luar wilayah hukum Mandirancan.
Unit patroli bergerak secara dinamis menyisir jalur protokol hingga menjangkau batas wilayah desa guna melakukan pemantauan situasi secara menyeluruh. Lokasi Simpang Tiga Pakembangan dipilih sebagai titik stasioner patroli karena perannya sebagai jalur utama mobilitas masyarakat antar desa, Sabtu 02 Mei 2026.
Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. yang turun langsung ke lapangan memimpin personel piket SPKT memberikan instruksi untuk melakukan pemeriksaan selektif terhadap kelompok motor yang mencurigakan. Hal ini dilakukan sebagai deteksi dini dalam mencegah terjadinya aksi geng motor dan tawuran jalanan.
Selain pengawasan mobilitas, petugas juga memperhatikan potensi praktik premanisme dan calo yang sering memanfaatkan keramaian sesaat di persimpangan jalan. Kehadiran rotator biru di lokasi tersebut terbukti efektif memberikan dampak psikologis bagi pelaku kejahatan untuk mengurungkan niatnya.
Pesan inti disampaikan oleh Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. yang menekankan bahwa kewaspadaan tidak boleh kendur sedikit pun meski situasi terlihat landai. Beliau mengimbau pengendara untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan tidak menggunakan knalpot yang bising.
Langkah pengamanan taktis ini merupakan implementasi kebijakan Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Mandirancan AKP Atang Mulyana, S.E. dalam memelihara stabilitas keamanan wilayah secara berkelanjutan.









