Upaya mendukung ketahanan pangan nasional terus dilakukan oleh jajaran Polsek Cilimus Polres Kuningan melalui kegiatan pendampingan penyerapan jagung hibrida di wilayah Kecamatan Cilimus. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk sinergitas antara aparat kepolisian, masyarakat dan pihak Bulog dalam menjaga stabilitas distribusi hasil pertanian.
Kegiatan penyerapan jagung hibrida dilaksanakan di Gudang Bulog Bandorasa Kulon, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan. Personel Polsek Cilimus hadir langsung di lokasi untuk melakukan monitoring dan memastikan seluruh proses berjalan dengan aman dan tertib.
Jagung hibrida yang diserap dalam kegiatan tersebut berasal dari tengkulak setempat, yakni Bapak H. Yudi Ahmadi yang menyalurkan hasil panen jagung dari masyarakat kepada Perum Bulog.
Dalam kegiatan tersebut, jumlah jagung yang diserap mencapai sekitar 3.000 kilogram atau setara dengan 3 ton. Proses penyerapan berlangsung dengan lancar tanpa adanya kendala yang berarti.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan nasional.
Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, SIK, M.Si melalui Kapolsek Cilimus AKP Mohamad Faisal, SH menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendukung setiap kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, sektor pertanian merupakan salah satu sektor penting yang memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.
AKP Mohamad Faisal, SH juga menegaskan bahwa Polsek Cilimus akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pendampingan dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selain melakukan monitoring, personel Polsek Cilimus juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.
Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman serta memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.
Dengan adanya kegiatan penyerapan jagung hibrida ini, diharapkan hasil panen petani dapat terserap secara maksimal.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi kegiatan terpantau aman, tertib dan kondusif tanpa adanya gangguan.









